30 C
Semarang
Selasa, 17 Maret 2026

Jaga Kesucian Tradisi, PCNU Pati Tolak Takbiran Keliling dengan Sound Horeg


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati dengan tegas menolak kegiatan takbiran keliling yang menggunakan sound horeg atau sistem suara berdaya besar.

Menurut Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, penggunaan sound horeg dalam takbiran keliling melenceng dari tradisi dan nilai Islam.

Esensi takbiran adalah mengagungkan asma Allah, bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang secara berlebihan.

“Esensi takbir itu mengagungkan nama Allah. Makna takbiran jangan sampai bergeser dalam kegiatan-kegiatan yang justru keluar dari nilai-nilai ajaran Islam,” tegas Kiai Yusuf.

Takbiran sebaiknya dilaksanakan secara khidmat di tempat ibadah, baik masjid atau musala.

Jika masyarakat tetap ingin menggelar takbir keliling, kegiatan tersebut sepatutnya cukup dilakukan di lingkungan desa masing-masing agar tidak mengganggu ketertiban umum.

Baca juga:  Bea Cukai Kudus Berkomitmen Lindungi Masyarakat

Penggunaan sound horeg berpotensi menimbulkan gangguan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat berusia lanjut atau lansia.

Selain itu, suara keras dari sound horeg juga berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah warga.

“Jika sound horeg hanya untuk ramai-ramai, atau hura-hura yang malah mengganggu dan menimbulkan madharat, sebaiknya dihindari,” ujar Kiai Yusuf.

PCNU Pati telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pati untuk mengatur pelaksanaan takbir keliling.

Unsur NU dan Muhammadiyah bersepakat mengusulkan agar pemerintah daerah mengeluarkan surat edaran khusus untuk mengatur pelaksanaan takbir keliling, termasuk larangan penggunaan sound horeg.

Kiai Yusuf juga mengimbau masyarakat untuk lebih fokus pada makna dan esensi takbiran, yaitu mengagungkan asma Allah dan memohon ampunan atas dosa-dosa.

Baca juga:  Usung Digitalisasi, Targetkan Perputaran Uang Tembus Rp20 Miliar

“Takbiran bukan hanya tentang suara keras dan hura-hura, tapi tentang keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah,” tambahnya.

Dengan demikian, PCNU Pati berharap masyarakat dapat menjaga kesucian tradisi takbiran dan menghindari kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan bagi masyarakat.(Ida)



TERKINI


Rekomendasi

...

Puluhan Warga Kudus Dapat Hadiah Becak Listrik

Harga Kedelai Impor di Kudus Naik Lagi...

Lima Pelaku Balap Liar Dibekuk Polisi

Gas Air Mata Pukul Mundur Aksi Unjuk...