JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kudus tahun 2026 mulai memasuki tahap tes kesehatan. Kali ini diikuti sebanyak 221 peserta, setelah dinyatakan lolos seleksi Tes Inteligensia Umum (TIU) yang digelar Selasa-Rabu (7-8/4).
Diketahui, pada tahap seleksi administrasi 7-20 Maret, calon Paskibraka Kudus 2026 yang lolos sebanyak 293 dari 408 pendaftar. 24 peserta diantaranya tidak uplod berkas. Lalu tahap Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 30 Maret-1 April yang lolos 263, satu peserta diantaranya tidak hadir. Sedang hasil TIU yang lolos 221 peserta.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus, Andrias Wahyu Adi Setiawan, melalui Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, I’in Vestriaswari, menyatakan bahwa tes Kesehatan digelar Kamis-Jumat (9-10/4) dan melibatkan tenaga medis profesional.
‘’Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Puskesmas, dan dokter ahli. Untuk menjaga kualitas pemeriksaan, 221 peserta kami bagi menjadi dua gelombang selama dua hari ini,’’ ujar I’in, Kamis pagi.
Sambungnya, pada tahapan tes kesehatan kali ini, terdapat penyesuaian standar tinggi badan bagi peserta putri. Berdasarkan arahan pusat, standar awal tinggi badan putri adalah 165–175 sentimeter. Namun, untuk tingkat kabupaten, batas bawah disesuaikan menjadi 163–175 sentimeter.
‘’Sementara untuk putra standar tetap di angka 168–180 sentimeter,’’ jelasnya.
Adapun tes kesehatan ini meliputi pemeriksaan fisik menyeluruh, mulai dari pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan mata (minus dan buta warna), hingga sesi wawancara medis langsung dengan dokter,’’Khusus berat menyesuaikan ideal dari tinggi badan,’’ tandasnya.
Pihak Kesbangpol merencanakan kuota final sebanyak 64 personel, dengan komposisi sementara 44 putra dan 20 putri. Namun, I’in menekankan bahwa jumlah tersebut masih bersifat dinamis.
‘’Kami akan melihat kembali kondisi akhir anak-anak, baik dari hasil kesehatan, tinggi badan, maupun kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB) mereka,’’ tambahnya.
Setelah tes kesehatan rampung, para peserta dijadwalkan mengikuti tahapan parade pada hari Senin mendatang. Tahapan ini akan menguji ketangkasan PBB, kesamaptaan, hingga kepribadian.
Menariknya, peringkat pertama putra dan putri dalam akumulasi nilai total hingga tahap parade ini nantinya akan diproyeksikan untuk mewakili Kabupaten Kudus dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah hingga Nasional.
‘’Hasil akhir akumulasi nilai PBB dan parade akan menjadi penentu utama siapa yang layak menyandang predikat terbaik,’’ pungkasnya. (han/rit)















