33.8 C
Semarang
Rabu, 6 Mei 2026

Bupati Sam’ani Ajukan DAK 2027 Senilai Rp249 Miliar




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus tancap gas dalam meningkatkan infrastruktur kesehatan di Mota Kretek. Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, didampingi Wakil Bupati Bellinda Birton, pun melakukan audiensi langsung dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, baru-baru ini.

Langkah strategis dilakukan untuk mengajukan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2027. Pengajuan dana tersebut fokus utamanya adalah pengembangan RSUD dr. Loekmono Hadi serta mega proyek pembangunan rumah sakit baru di wilayah utara, yakni RSUD Sunan Muria.

Dalam paparannya, Sam’ani menekankan pentingnya pemerataan akses. Pasalnya, hingga saat ini belum ada fasilitas rumah sakit di tiga kecamatan padat penduduk, yakni Kecamatan Bae, Dawe, dan Gebog. Kondisi ini memicu tingginya angka rujukan yang mencapai lebih dari 16 ribu kasus.

Baca juga:  Eratkan Silaturahmi, Polsek Kudus Kota Santuni Puluhan Anak Yatim

‘’Pembangunan RSUD Sunan Muria adalah kebutuhan mendesak untuk mendekatkan layanan ke masyarakat. Kami rencanakan rumah sakit ini bertipe C dengan kapasitas 105 tempat tidur, dengan fokus pada layanan unggulan KIA, paru, dan kanker,” ujar Sam’ani, dalam keterangan resminya.

Berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang telah disiapkan, estimasi anggaran untuk pembangunan fisik RSUD Sunan Muria mencapai Rp218,26 miliar.

‘’Sementara itu, untuk revitalisasi fasilitas dan penambahan tenaga spesialis di RSUD dr. Loekmono Hadi, Pemkab mengusulkan dana sebesar Rp30,84 miliar,’’ paparnya.

Sam’ani berharap, sinergi ini berlanjut hingga realisasi anggaran. ’’Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang agar warga Kudus mendapatkan pelayanan yang optimal dan berdaya saing,” tandasnya.

Baca juga:  Dua Siswa Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengapresiasi keseriusan Pemkab Kudus dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan prioritas nasional.

“Kami mengapresiasi langkah strategis ini. Pada prinsipnya, Kemenkes mendukung upaya daerah yang berorientasi pada mutu layanan, selama perencanaannya matang dan selaras dengan target pusat,” pungkas Menkes Budi. (mas/han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...