JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Cuaca buruk dan kondisi bangunan yang rapuh membuat rumah milik Indro Anggoro, warga Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, mengalami kerusakan parah. Seluruh dinding rumah dari bagian depan hingga belakang ambrol total. Kendati demikian, upaya renovasi permanen masih terbentur kendala regulasi.
Merespons kejadian tersebut, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, langsung meninjau lokasi bencana. Pihaknya bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat dari Palang Merah Indonesia (PMI) agar area rumah yang terbuka bisa segera tertutup.
‘’Kami dapat laporan dari Pak Inggi (Kepala Desa, red) terkait kondisi rumah Bapak Indro. Ternyata kerusakannya bukan cuma separuh, tapi full ambrol dari depan sampai belakang,” ujar Endhah di lokasi, Selasa (20/5).
Pihaknya menegaskan, prioritas utama saat ini adalah memberikan perlindungan bagi pemilik rumah dari cuaca panas dan hujan,’’Kami bawa bantuan dari PMI untuk segera dipasang, agar warga yang tertimpa musibah ini tidak kepanasan maupun kehujanan di dalam rumah,’’ imbuhnya.
Mengenai perbaikan jangka panjang, Endhah menjelaskan bahwa pemerintah daerah sedang mengupayakan program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) atau bedah rumah. Namun, rencana tersebut belum bisa langsung dieksekusi.
‘’Kami sudah usahakan, tapi masih banyak kendala regulasi yang harus kami komunikasikan dengan baik,’’ tuturnya.
Sementara, Kepala Desa Mlati Lor, Zaenal Abidin, membenarkan bahwa insiden ambrolnya rumah tersebut terjadi pasca-Hari Raya Idulfitri lalu. Pihak desa sebenarnya sudah lama memperhatikan kondisi ekonomi pemilik rumah yang memiliki penghasilan tidak menentu.
‘’Kami sudah memberikan bantuan langsung tunai (BLTD) selama dua tahun terakhir kepada yang bersangkutan. Terkait rumah roboh ini, kami terkendala regulasi untuk eksekusi langsung dari dana desa,’’ ungkap Zaenal.
Meski demikian, Zaenal memastikan perbaikan akan tetap berjalan berkat adanya sinergi bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dan gotong royong warga,’’Nanti eksekusi pembangunan menggunakan bantuan dari Pemkab, dibantu dengan swadaya dari masyarakat sekitar,’’ pungkasnya. (han/rit)













