PAD Kudus dari Sektor Galian C Lampaui Target


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kudus menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Hingga akhir Maret, total PAD yang berhasil dihimpun tercatat mencapai Rp 178.133.312.488, atau setara 24,95 persen dari target tahunan sebesar Rp 713,9 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kudus, Djati Solechah, merinci bahwa capaian ini disokong oleh empat komponen utama, meliputi pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

‘’Khusus untuk sektor pajak daerah, realisasi per 31 Maret 2025 berada di angka Rp 72.076.353.000, atau sekitar 21,48 persen dari target Rp 335,6 miliar,’’ ujar Djati saat ditemui di kantornya, Selasa (14/4).

Baca juga:  Pemkab Kudus Perkuat Penanganan Kesehatan Jiwa

Menariknya, sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau galian C mencatatkan performa luar biasa. Meski targetnya hanya dipatok Rp 20 juta, realisasinya justru melesat hingga Rp 49,5 juta atau mencapai 247,5 persen.


Tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh kebijakan penetapan target yang lebih rendah dibanding tahun 2025. Berkaca pada potensi yang ada, BPKAD berencana melakukan penyesuaian.

‘’Kami berencana menaikkan target pajak sektor MBLB pada APBD Perubahan 2026 agar potensi penerimaan lebih optimal,” tambah Djati.

Djati menyebutkan, saat ini di Kabupaten Kudus terdapat tiga titik lokasi pertambangan atau galian C aktif di Kudus, di mana satu lokasi sudah berizin resmi dan dua lainnya dalam proses.

Baca juga:  Pelaporan LHKPN Pejabat Kabupaten Kudus Tuntas

Sedangkan meski beberapa sektor seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saat ini baru menyentuh angka 5,17 persen, Djati tetap optimis target akhir tahun akan terpenuhi. Menurutnya, setiap jenis pajak memiliki karakteristik waktu pembayaran yang berbeda.

‘’Kami tetap optimis. Untuk PBB, biasanya tren pembayaran akan melonjak signifikan saat mendekati jatuh tempo pada bulan Juli atau Agustus mendatang,” pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...