Momen Iduladha, Stok Gas Melon di Kudus Raya Ditambah


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan pasokan LPG 3 kilogram atau gas melon di wilayah Kudus Raya aman selama momen Hari Raya Iduladha 1447 H. Menyusul menggelontorkan tambahan sebanyak 167.900 tabung gas melon khusus untuk area Kudus Raya. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga selama libur panjang akhir Mei 2026.

Tambahan masif tersebut hampir menyamai rata-rata alokasi konsumsi harian normal wilayah Kudus Raya, yang berada di angka 168.671 tabung. Penebalan stok ini disalurkan melalui dua skema utama, yaitu penyaluran fakultatif pada hari libur dan strategi extra dropping untuk memperkuat ketahanan pangkalan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, meminta masyarakat untuk tidak panik. Pertamina menjamin keandalan stok hingga ke level distribusi terbawah yang bersentuhan langsung dengan konsumen.

Baca juga:  Harga Sembako Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Penurunan Pembeli Hingga 75 Persen

‘’Kami memastikan tambahan pasokan ini dapat menjaga ketersediaan di tingkat pangkalan. Harapannya, masyarakat Kudus Raya merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Iduladha serta menikmati libur panjang,’’ ujar Taufiq dalam keterangan resminya, Senin (25/5), baru-baru ini.


Pertamina juga mengimbau warga yang tergolong mampu untuk beralih menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas varian 5,5 kg atau 12 kg. Langkah ini penting agar subsidi negara tepat sasaran.

‘’Selain itu, konsumen diminta selalu membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina guna mendapatkan harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah,’’ tandasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen, Son Haji, menegaskan bahwa secara umum kondisi stok elpiji bersubsidi di Kabupaten Kudus dalam kondisi aman. Pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan Pertamina untuk mengawal skema penyaluran ini.

Baca juga:  Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Kudus Stabil Jelang Ramadhan

‘’Secara umum stok elpiji 3 kilogram aman. Melalui skema penyaluran fakultatif ini, meskipun tanggal merah atau hari libur, distribusi dari agen ke pangkalan-pangkalan tetap berjalan. Langkah ini diambil agar tidak terburu terjadi kekosongan di masyarakat,’’ ujar Son Haji.

Ia menambahkan, pemerintah kabupaten berperan aktif dalam mengusulkan tambahan kuota tersebut ke Pertamina demi menjaga stabilitas lokal. Setelah kuota disetujui, pihak agen dan pangkalan yang akan mengatur teknis pembagian di lapangan agar penyaluran merata. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...