Tersesat Tujuh Hari di Pati, Polisi Bantu Kepulangan Remaja Asal Lampung


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Naura Saputri (14), remaja putri warga Desa Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang Lampung, akhirnya bisa pulang ke kampung halaman setelah terlantar dan tersesat selama tujuh hari di Kabupaten Pati.

Peristiwa itu bermula Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Naura ditemukan berjalan sendirian dengan wajah kebingungan di jalan Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo. Warga yang khawatir melihat kondisi anak itu langsung membawanya ke Polsek Tambakromo untuk mendapat perlindungan.

Petugas piket SPKT bersama Bhabinkamtibmas segera melakukan pendataan dan pemeriksaan awal. Dari keterangan Naura, ia mengaku berasal dari Lampung dan sudah berada di Pati kurang lebih sepekan. Selama itu ia tersesat dan tidak tahu harus pergi ke mana.

Baca juga:  Swadaya Pengusaha Muda, Jalan Rusak di Desa Ngawen Mulai Tertangani

Polisi kemudian memberikan pendampingan penuh. Kondisi kesehatan Naura diperiksa, kebutuhan makan dan minum dipenuhi, serta diberi tempat aman selama berada di Mapolsek.


Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tambakromo AKP Mukhlison mengatakan, keselamatan anak menjadi prioritas utama. Begitu menerima laporan warga, pihaknya langsung bergerak.

“Kami segera melakukan pendataan, memberikan perlindungan sementara, memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan, serta berupaya mencari solusi terbaik agar anak tersebut dapat kembali dengan aman ke keluarganya di Lampung. Kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan pertolongan,” ujar AKP Mukhlison, Selasa (9/6/2026).

Setelah berkoordinasi dan memastikan kondisi Naura stabil, personel Polsek Tambakromo mengantar remaja itu ke terminal bus antarprovinsi. Polisi memastikan Naura naik armada yang tepat menuju Lampung.

Baca juga:  Puluhan PKL Sunan Kudus Beralih Jualan Online

Tak berhenti di situ, petugas juga berkoordinasi dengan kru bus agar ikut mengawasi perjalanan Naura hingga tiba dengan selamat di kampung halaman.

“Kami ingin memastikan anak tersebut benar-benar berada dalam perjalanan yang aman menuju keluarganya. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Semoga Naura dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga dan tidak mengalami kejadian serupa di kemudian hari,” kata Mukhlison.(Ida/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...