Dapur Cafe Nata Terbakar, Kerugian Rp20 Juta


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Kebakaran melanda area dapur Cafe Nata yang berlokasi di Desa Jepang RT 04/RW 01, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (16/7/2026) pagi. Kobaran api yang sempat membakar bagian atap dan sejumlah fasilitas elektronik dapur tersebut, diduga menimbulkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah.

Kapolsek Mejobo, AKP Heri Purwanto, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Peristiwa pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal keluar dari area tempat kejadian perkara (TKP). Setelah diperiksa, warga mendapati api sudah mulai membakar bagian atap dapur cafe milik korban bernama Azisky (27), warga Desa Peganjaran, Kecamatan Bae.

Baca juga:  Taman Bojana Dilirik jadi Hotel, Pusat Kuliner Dipertahankan

‘’Melihat adanya kobaran api, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Jepang. Sembari menunggu petugas, warga bersama aparat setempat bergotong-royong melakukan upaya pemadaman mandiri dengan alat seadanya agar api tidak meluas,’’ ujar AKP Heri Purwanto.

Sambungnya, sekira pukul 07.30 WIB, Ka SPKT III beserta piket fungsi Polsek Mejobo tiba di lokasi untuk mengamankan area. Tak berselang lama, armada bantuan datang memperkuat proses pemadaman.


Total ada empat unit kendaraan pemadam yang diterjunkan, meliputi 1 unit mobil Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Kudus, 1 unit Damkar Nojorono, Damkar Djarum, serta mobil Water Cannon (AWC) dari Sat Samapta Polres Kudus.

Petugas gabungan langsung melakukan lokalisir area dan penyemprotan air ke titik api. Berkat kesigapan petugas dan warga, amukan si jago merah berhasil dipadamkan secara total dalam kurun waktu sekitar 20 menit, tepatnya pada pukul 07.50 WIB.

Baca juga:  Bupati Kudus Pastikan Bus Mudik Gratis 2026 Aman

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, sejumlah barang elektronik dan fasilitas dapur hangus terbakar, di antaranya 2 unit lemari es, 1 kipas angin, 1 unit modul AC, instalasi listrik, serta sebagian struktur atap dapur. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta.

Heri menegaskan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah TKP guna memastikan pemicu kebakaran,’’Untuk penyebab pasti kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan,’’ tutup Heri. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...

Ini Dia Ketua PWI Kudus yang Baru

RSUD Kudus Janji Tingkatkan Layanan Kesehatan

Garudafood Lakukan Vaksinasi 22.000 Dosis

Gelar Orgen Tunggal Saat PPKM di Klepu,...