Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi SLBN Purwosari


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti bersama Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peletakan batu pertama, revitalisasi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Purwosari pada Jumat (31/7). Proyek senilai Rp1,45 miliar itu, ditargetkan rampung Desember 2026.

Diketahui, anggaran tersebut untuk membangun tiga ruang kelas baru dan fasilitas toilet. Selain pembangunan fisik, acara tersebut dibarengi penyerahan bantuan buku bacaan bermutu hasil kolaborasi pemerintah dan PT Pura.

Dalam kesempatan itu, Mendikdasmen RI, Prof. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan melalui jalur inklusi dan pendekatan berbasis komunitas. Pendekatan ini dirancang khusus untuk merangkul anak-anak berkebutuhan khusus yang belum terakomodasi di SLB maupun lewat jalur afirmasi sekolah negeri.

Pemerintah juga berfokus pada kesiapan sumber daya manusia dengan memberikan pembekalan bagi guru-guru non-kebutuhan khusus agar mampu menjadi pendamping yang kompeten.

Baca juga:  Mendikdasmen Luncurkan Pengiriman Buku Gratis

‘’Kita ajak relawan, termasuk relawan untuk anak ABK, karena kebutuhan masih banyak. ABK adalah anak-anak yang punya kemampuan luar biasa di tengah perbedaan dan keterbatasan,’’ tegasnya.

Terkait infrastruktur, Prof Mu’ti juga menyebutkan, pemerintah terus mempercepat program revitalisasi sekolah secara bertahap. Setelah menargetkan perbaikan sekitar 87.000 satuan pendidikan, kuota akan ditambah sebanyak 100.000 sekolah lagi. Presiden menargetkan seluruh sekolah negeri dan swasta di Indonesia, selesai direvitalisasi pada akhir tahun 2028 atau 2029.

Prioritas pembangunan saat ini diarahkan pada sekolah yang terdampak bencana alam (seperti di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara), sekolah berkondisi rusak berat, serta sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

‘’Hingga kini, lebih dari 3.000 sekolah di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar telah diperbaiki, bahkan sebagian sudah rampung 100 persen,’’ jelasnya.

Baca juga:  Kecam Tayangan Singgung Ponpes, Ratusan Santri Kota Kretek Gelar Aksi Damai

Selain bangunan fisik, digitalisasi sekolah juga ditingkatkan secara masif. Melalui program Papan Interaktif Digital (PID), setiap satuan pendidikan akan mendapatkan tambahan 2 hingga 3 unit PID baru yang mulai dikirimkan dalam bulan-bulan mendatang.

‘’Langkah akselerasi teknologi ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir tahun 2026,’’ tandasnya.

Sementara Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan Mendikdasmen RI, atas perhatian besar terhadap infrastruktur pendidikan di wilayahnya. Menurut Sam’ani, fasilitas yang memadai merupakan kunci utama kenyamanan belajar, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

‘’Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo dan Menteri Dikdasmen yang telah memberikan bantuan revitalisasi ini. Kami berharap dukungan ini dapat menghadirkan kenyamanan dalam proses belajar dan mengajar,’’ ujar Sam’ani. (han/rit)


TERKINI

Pendapatan Telkom Capai Rp75,9 Triliun

Rekomendasi

...