JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati bergerak cepat mengantisipasi ancaman bencana di jalur wisata religi Muria. Saat ini, proyek penanganan longsoran di ruas jalan Kudus – Colo resmi bergulir dan ditargetkan selesai tepat pada 25 Desember 2026.
Ketua Kelompok Kerja Jepara-Kudus BPJ Wilayah Pati, Parjo, menyatakan bahwa proyek infrastruktur ini sangat krusial untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan memastikan kelancaran arus transportasi menuju kawasan Colo.
‘’Pekerjaan fisik sudah berjalan di lapangan. Kami fokus menyelesaikan penanganan ini tepat waktu demi kenyamanan masyarakat, terutama menjelang libur akhir tahun,’’ ujar Parjo, saat dihubungi baru-baru ini.
Pihaknya memaparkan, proyek penanganan longsoran ini berlokasi di Ruas Kudus-Colo KM. Smg. 68+710, turut Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Sementara berdasarkan data teknis, panjang penanganan kerusakan jalan akibat longsor tersebut mencapai 0,066 kilometer.
Sedangkan pengadaan proyek ini dilakukan melalui sistem Mini Kompetisi dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender. Soal dana, Pempor Jateng mengalokasikan nilai pagu anggaran sebesar Rp8.510.634.000 dengan Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp8.510.620.962.
Setelah melalui proses seleksi ketat, kontrak kerja akhirnya disepakati dengan nilai Rp8.467.991.000. Penggarapan proyek ini dipercayakan kepada CV. Tri Jasa Tehnik selaku penyedia jasa atau kontraktor pelaksana.
Untuk memastikan kualitas dan spesifikasi bangunan sesuai standar, pengawasan melekat dilakukan oleh pihak ketiga. Tim konsultan pengawas yang ditunjuk adalah PT. Matrix Jaya Engineering KSO CV. Mulya Hafar Konsultan.
Mengingat lokasi pekerjaan berada di jalur pegunungan yang rawan dan padat lalu lintas, masyarakat serta peziarah yang hendak menuju Makam Sunan Muria diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas di sekitar area proyek.
Sebelumnya diberitakan, Balai Pengelola Jalan (BPJ) Wilayah Pati bergerak cepat mengantisipasi kerusakan infrastruktur jalan di jalur wisata Colo. Petugas gabungan yang terdiri dari konsultan, pengawas, dan kontraktor, telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengukuran dan persiapan teknis rekonstruksi jembatan serta dinding penahan tanah yang longsor.
Ketua Kelompok Kerja Jepara-Kudus BPJ Wilayah Pati, Parjo, menyatakan bahwa proyek rehabilitasi ini akan segera dimulai, menyusul telah dibukanya penandatanganan kontrak kerja beberapa hari lalu. Pihaknya menginstruksikan percepatan pengerjaan guna memanfaatkan kondisi cuaca yang sedang mendukung.
‘’Kami meminta kontraktor dan konsultan segera mengeksplorasi lapangan memanfaatkan cuaca bagus ini. Kerusakan sebelumnya meliputi badan jalan yang ambles serta runtuhnya dinding penahan tanah. Jika dipasang struktur biasa tidak akan kuat, makanya dilakukan rehabilitasi total,’’ ujar Parjo saat dihubungi lewat telefon. (han/rit)



