Operasional SPBU 44.593.22 Kudus Dihentikan Sementara


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 44.593.22 yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kudus, dihentikan sementara oleh PT Pertamina, terhitung sejak Selasa (4/8) pukul 12.00 WIB. Penghentian ini dilakukan karena pihak SPBU tengah menjalani program pembinaan akibat belum melengkapi persyaratan audit program “Pasti Pas”.

Manajer SPBU Jenderal Sudirman Kudus, Mansur Sah, membenarkan kabar penghentian operasional tersebut. Menurutnya, setiap SPBU diwajibkan mengikuti standar program “Pasti Pas” dari Pertamina. Namun, karena pihak manajemen baru melakukan pendaftaran, audit resmi baru direncanakan meluncur pada bulan ini.

‘’Kemarin kami sempat mengikuti audit secara daring (online), dan hasilnya memang banyak fasilitas yang dinilai belum lengkap. Oleh karena itu, mulai hari ini kami bergerak cepat untuk melengkapi seluruh kekurangan yang ada,’’ ujar Mansur saat ditemui di lokasi, Rabu (5/8).

Baca juga:  Pemkab Kudus Dorong Swadaya Perbaiki Rumah Ambrol

Mansur menjelaskan bahwa kekurangan yang ada mayoritas bersifat fasilitas penunjang dan estetika visual. Beberapa di antaranya meliputi stiker peringatan dan keamanan, serta pengecatan ulang area SPBU yang mulai kusam.


‘’Yang kurang itu seperti stiker CCTV pada totem (papan tombak SPBU). Pagi ini sudah kami cetak dan langsung ditempel. Selain itu, bagian dinding dan fasilitas yang catnya sudah kusam juga mulai dicat ulang hari ini agar kembali segar sesuai standar Pertamina,’’ jelasnya.

Pihaknya menargetkan seluruh proses pembenahan fisik ini selesai dalam pekan ini. Setiap perkembangan perbaikan akan langsung dilaporkan secara berkala kepada pihak Pertamina, agar operasional bisa segera dibuka kembali.

‘’Harapan kami minggu ini semua selesai dan SPBU bisa kembali melayani masyarakat,’’ tambahnya.

Baca juga:  Stok Sembako di Kudus Dipastikan Aman Selama Puasa

Meski operasional pompa dihentikan untuk konsumen umum, Mansur menegaskan bahwa pasokan dan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di tangki penyimpanan dalam kondisi yang sangat aman. Masyarakat diminta tidak perlu panik terkait ketersediaan bahan bakar di wilayah Kudus.

Berdasarkan data internal SPBU pada Rabu pagi, rincian stok BBM yang tersedia meliputi, Pertalit 1 sebanyak 18.000 liter, Pertalit 2 sebanyak 5.000 liter, Pertamax 92 sebanyak 10.000 liter, Pertamina Dex sebanyak 4.200 liter, dan Pertamax Turbo sebanyak 3.500 liter

‘’Sedangkan kebutuhan konsumen, rata-rata per hari untuk seluruh produk BBM mencapai 14.000 kiloliter (kl). Dan kami memastikan stok tersebut sangat mencukupi hingga operasional kembali normal, setelah proses pembinaan dari Pertamina dinyatakan selesai,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI


Rekomendasi

...