Perhutani Ajak Masyarakat Hijaukan Kawasan Muria


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem Gunung Muria menunjukkan tren positif. Kerja sama yang erat antara pemangku kebijakan dan warga sekitar hutan, terbukti efektif menjaga populasi pohon dan keasrian lingkungan. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Komunikasi Perusahaan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati, Teguh Umadianto.

Mantan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ternadi tersebut menyatakan, bahwa sikap masyarakat terhadap hutan Muria saat ini cenderung sangat kondusif. Salah satu indikator utamanya adalah terjaganya populasi pohon di kawasan tersebut. Aktivitas ekonomi warga, khususnya petani kopi, justru memberikan kontribusi besar terhadap fungsi konservasi.

‘’Petani kopi di sini turut menjaga hutan. Tanaman kopi membutuhkan pohon naungan pendamping sepanjang hidupnya sampai mati. Pola agroforestri (pengolahan lahan, red) inilah yang membuat pohon-pohon besar tetap lestari karena saling membutuhkan,’’ ujar Teguh saat memberikan keterangan resmi.

Baca juga:  Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Rumah Warga Tiba-tiba Roboh

Meski secara umum tertib, Teguh menyebut adanya tantangan spesifik di lapangan. Salah satu wilayah yang memerlukan perhatian dan perawatan lebih intensif saat ini adalah kawasan hutan di Desa Ternadi. Faktor alam menjadi kendala utama dalam program penghijauan di area tersebut.

‘’Kami akui, bibit pohon yang ditanam di kawasan hutan turut Desa Ternadi rentan mati. Kondisi geografis yang diterpa angin kencang membuat bibit gampang kering dan mati. Oleh karena itu, perlu ada edukasi mendalam lagi bagi masyarakat mengenai teknik penanaman dan perawatan bibit di cuaca ekstrem,’’ jelasnya.

Sebagai bentuk nyata komitmen menjaga Gunung Muria tetap hijau, Perhutani gencar menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk melakukan reboisasi. Baru-baru ini, Perhutani menyerahkan bantuan bibit pohon kepada manajemen Wana Wisata Pijar Park untuk langsung ditanam.

Baca juga:  Dindikpora Rembang Gaungkan TKA 2026 Jujur dan Gembira

Bantuan tersebut meliputi 113 bibit pohon jati JPP (Jati Perhutani Unggul/Super), sekitar 70 bibit pohon trembesi, dan 13 bibit pohon jambu monyet. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat tegakan pohon di area wisata berbasis alam tersebut.

‘’Kami berharap masyarakat sekitar dan pemangku wilayah terus konsisten merawat keasrian hutan Muria melalui aksi menanam pohon secara berkelanjutan,’’ tandasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...