Gudang Kertas Ludes Terbakar, Pemilik Rugi Rp300 Juta


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Sebuah gudang kertas milik Sugiri (52) yang beralamat di Desa Loram Wetan RT 01 RW 05, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, ludes terbakar, Rabu (9/9) dini hari. Kejadian tersebut diduga akibat robohnya rumpun bambu yang terbakar di samping bangunan, hingga merembet ke area gudang.

Kapolsek Jati, AKP Subkhan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan laporan pihak kepolisian, kobaran api diketahui mulai berkecamuk dan membakar area sekitar gudang sekitar pukul 02.30 WIB.

‘’Menurut keterangan saksi mata, Wagiran (56), kebakaran ini bermula saat dirinya terbangun dari tidur akibat mendengar teriakan histeris warga yang mengabarkan adanya kebakaran,’’ ungkapnya, Rabu pagi.

Saat bergegas keluar rumah, lanjut Subkhan, Wagiran mendapati rumpun pohon bambu yang berada tepat di samping gudang kertas milik Sugiri, sudah terbakar hebat dengan kobaran api yang membubung tinggi.

Baca juga:  Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Bupati-Wabup Kudus Hadiri Rakornas

Melihat situasi tersebut, Wagiran langsung berteriak meminta tolong dan menghubungi warga sekitar, di antaranya Muhtadi (45) dan Sunarto (50). Dengan peralatan seadanya, warga sempat bahu-membahu mencoba menjinakkan api yang terus membesar.

Namun, upaya darurat tersebut gagal lantaran rumpun bambu yang terbakar mendadak roboh dan menimpa atap gudang kertas, menyebabkan api merembet cepat ke bangunan utama di sebelahnya.

Lantaran api semakin tidak terkendali, warga akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB,’’Setengah jam berselang, sekitar pukul 03.30 WIB, sejumlah armada pemadam bersama tangki suplai air tiba di lokasi untuk melakukan lokalisasi area,’’ jelasnya.

Proses pemadaman, kata Subkhan berlangsung dramatis. Petugas dari BPBD Kabupaten Kudus, Satpol PP, dan armada Water Cannon (AWC) Polres Kudus, dikerahkan ke lokasi. Aksi tanggap ini juga dibantu oleh armada tangki pemukul dari sejumlah perusahaan swasta di Kudus serta warga setempat.

Baca juga:  Disdikpora Atur Strategi Hapus Stigma "Sekolah Kampung Sosial"

‘’Setelah berjuang hampir dua jam, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan api dan menyelesaikan proses pendinginan sekitar pukul 04.45 WIB,’’ tandasnya.

Meskipun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, pemilik gudang ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp300 juta. Kobaran api menghanguskan dua unit bangunan (termasuk satu bangunan rumah), tumpukan kertas afal, barang-barang rongsokan, serta melahap satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel tahun 1995 berpelat nomor K 9524 SK yang terparkir di lokasi.

‘’Sedangkan penyebab pasti terjadinya kebakaran awal pada rumpun bambu tersebut, saat ini masih dalam proses penanganan dan penyelidikan intensif pihak kepolisian,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...