JATENGPOS.CO.ID-Kegiatan DeBiuryn Class Out kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian edukasi di empat sekolah di Kota Semarang. Salah satu sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan ini adalah SMP Negeri 21 Semarang, yang berlangsung pada 28 November 2025 dan bertempat di aula sekolah.
Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 200 siswa, dengan mayoritas peserta merupakan siswa perempuan. Sejak awal acara, siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif.
DeBiuryn Class Out menghadirkan tim dari Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Ilkom Undip) yang memberikan presentasi edukatif seputar pengembangan keterampilan public speaking serta pentingnya first impression dalam membangun kepercayaan diri. Materi disampaikan dengan bahasa yang ringan dan relevan dengan kehidupan remaja, sehingga mudah dipahami oleh para siswa.
Dalam pemaparannya, pembahasan mengenai first impression dikaitkan dengan penampilan diri, khususnya kesehatan kulit. Siswa diajak memahami bahwa wajah menjadi salah satu aspek utama dalam kesan pertama, sehingga penting untuk menjaga kesehatan kulit sejak dini. Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan dasar-dasar perawatan kulit (skincare basic) yang sesuai dengan usia pelajar.
Selain sesi presentasi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan open booth experience yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencoba produk secara langsung. Pada sesi ini, siswa tampak antusias mencoba produk serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait fungsi dan cara penggunaan yang tepat.
Salah satu pembicara, Agatha, mengungkapkan kesan positifnya terhadap pelaksanaan kegiatan di SMPN 21 Semarang. “SMPN 21 itu super fun dan unexpectedly antusias. Jumlah siswanya benar-benar besar, mereka mendengarkan dengan baik dan reaksinya menyenangkan. Apalagi saat sesi permainan, suasananya heboh banget dan seru,” ujarnya.
Melalui kegiatan DeBiuryn Class Out, DeBiuryn berharap dapat menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan aplikatif bagi pelajar, khususnya dalam meningkatkan keterampilan komunikasi, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perawatan diri sejak usia remaja.(Yet)













