JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Kecelakaan maut melibatkan kendaraan Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU dan truk crane nopol B 9241 VB bermuatan beton, terjadi di jalur Tol Semarang – Solo tepatnya KM 426.400 masuk wilayah Kelurahan Susukan Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (6/1/2026) pagi.
Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan total penumpang dalam kendaraan Toyota Hiace berjumlah 14 orang. Seluruh penumpang merupakan rombongan guru dari susteran Yayasan Marsudirini Bekasi yang tengah melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bawen untuk bertakziah.
“Keseluruhan penumpang Hiae ada 14 orang. Yang dibawa ke IGD RS Gondo Suwarno (RSGS) Ungaran sebanyak 10 orang. Kejadian tadi sekitar pukul 05.20 Wib di KM 426.400, masuk wilayah Polres Semarang,” jelas Lingga.
Lebih lanjut, Kasat Lantas menyampaikan 1 orang meninggal dunia dan 9 orang yang terluka berada di dalam mobil Hiace. Para korban lansung dilarikan ke RSGS Ungaran untuk mendapatkan penanganan.
Dugaan penyebab kejadian, disebutkan Lingga, berawal rombongan Hiace ditumpangi 14 orang termasuk driver, berisikan rombongan guru sekolah Yayasan Marsudirini Bekasi, diduga saat sampai di lokasi kejadian driver Hiace mengantuk. Kondisi itu menyebabkan mobil menabrak truk crane di depannya yang berjalan di lajur lambat.
“Dugaan awal pengemudi atau driver Hiace mengantuk, lalu menabrak truk muatan beton yang melaju satu jalur di depannya,” jelas Lingga.
Selain 1 korban meninggal dunia, pihaknya juga menyampaikan 9 orang lainnya mengalami luka-luka, sedangkan kondisi sopir truk dan penumpangnya sama sekali tidak mengalami luka-luka. Korban mengalami luka masih dirawat di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran, yang diantaranya 4 orang lainnya menjalani rawat jalan.
“Jadi 9 orang luka-luka termasuk pengemudi Hiace berusia 56 tahun warga Kota Batam, sedangkan pengemudi truk AS (55) warga Lampung Tengah sedang kami mintai keterangan,” pungkasnya. (muz)



