30 C
Semarang
Senin, 9 Maret 2026

Tinjau Lokasi Longsor di Ungaran, Danrem 073/Makutarama Pastikan Penanganan

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael didampingi Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi bencana tanah longsor di Dusun Bandungan RT 04 RW 03, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Peninjauan yang dilaksanakan pada pukul 08.08 WIB tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan proses penanganan bencana berjalan dengan baik.

Turut hadir dalam kegiatan pada Kamis (5/3) tersebut, Pasi Bakti TNI Korem 073/Makutarama Mayor Kav Manurung, Camat Ungaran Timur Wahyu Hidayat, Kapolsek Ungaran Barat Kompol Sugiyarta, Danramil 14/Ungaran Barat Kapten Inf Sofyan Amirudin, Kapolsub Sektor Ungaran Timur Iptu Djarot Hartono, serta unsur aparat desa dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem menerima penjelasan dari perangkat desa di wilayah mengenai kronologis terjadinya tanah longsor yang mengakibatkan tanah amblas, terputusnya akses jalan, serta berdampak pada sebagian lahan milik warga.

Danrem menyampaikan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk mengetahui secara jelas kondisi wilayah terdampak, tingkat kerusakan yang terjadi, serta dampak yang dirasakan masyarakat.

Baca juga:  Deklarasi Kampanye Damai, Ngesti Nugraha Berbaur dengan Pendukung

“Selain itu, kegiatan ini juga untuk memastikan proses penanganan darurat di lokasi bencana berjalan dengan baik, termasuk kegiatan evakuasi serta pembersihan material longsor yang menutup akses jalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana agar dapat berjalan secara efektif, terpadu, dan tepat sasaran.

Selain melakukan peninjauan, Danrem juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak bencana agar tetap waspada dan bersama-sama menjaga keselamatan di wilayah masing-masing.

Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael (tengah) didampingi Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho (kanan) saat meninjau lokasi longsor di Desa Kalongan, Ungaran Timur. FOTO:IST/JATENGPOS

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanah longsor tersebut dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi serta kondisi topografi wilayah yang rawan longsor, sehingga menyebabkan tanah amblas, akses jalan terputus.

Sementara, Pemkab Semarang menyiapkan lahan seluas 2,6 hektar sebagai calon lahan hunian sementara (huntara) warga terdampak longsor di Desa Kalongan tersebut. Penyiapan lokasi huntara tersebut karena longsor yang terjadi terus meluas.

Baca juga:  Jamasan Pusaka Ki Ageng Pandanaran, Tirta Perwita Sari Diambil dari Mata Air 19 Kecamatan

Tak hanya berdampak pada warga di Dusun Bandungan, tetapi juga mulai merembet ke permukiman warga di Dusun Dampu. Ngesti Nugraha mengatakan calon lokasi huntara saat ini sedang dalam masa persiapan.

“Jika memang kondisinya terus mengancam dan semakin membahayakan, tentunya warga yang paling dekat di zona rawan tersebut akan dipindahkan terlebih dahulu,” ujarnya di kantor Bupati Semarang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan Tribiantoro.

Ngesti Nugraha mengatakan, calon lokasi huntara tersebut juga berada di wilayah Desa Kalongan. Dari hasil identifikasi, permukiman di Dusun Bandungan yang terdampak longsor ada 22 keluarga dan di Dusun Dampu terdapat 24 keluarga.

“Untuk monitoring perkembangan di lokasi terus dilakukan secara bersama-sama, baik dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan Ungaran Timur, BPBD maupun DPU Kabupaten Semarang. Termasuk juga dukungan dari unsur TNI-Polri yang ikut melakukan monitoring setiap saat,” jelasnya. (muz)



TERKINI

Rekomendasi

...