Satu Jemaah Haji Kabupaten Semarang “Lunas Tunda” Tercecer di Kloter 24


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Bupati Semarang H Ngesti Nugraha resmi melepas 901 orang calon jemaah haji Kabupaten Semarang ke tanah suci. Pelepasan secara simbolis ditandai penyerahan bendera Kabupaten Semarang oleh Bupati kepada perwakilan jemaah.

Penyerahan tersebut diberikan kepada jemaah yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Rudi Susanto di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, akhir pekan kemarin.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang H Rozikin menjelaskan para calon jemaah haji dijadwalkan akan diberangkatkan ke tanah suci  dalam enam Kelompok Terbang (Kloter) mulai 25 April mendatang.

Tiga orang tergabung dalam Kloter 13 dan masuk asrama Haji Donohudan, Boyolali tanggal 24 April 2026. Kloter 21 sebanyak 180 calhaj. Kloter 22 (354), Kloter 23 (354), Kloter 24 (1) dan Kloter 34 sebanyak 3 jemaah masuk asrama Haji Sabtu 2 Mei 2026.


Baca juga:  Disdukcapil Kabupaten Semarang Sosialisasi Tertib Adminduk, Kunci Pembangunan Daerah Tepat Sasaran

Satu jemaah yang tercecer bergabung dengan jemaah dari daerah lain di Kloter 24 berasal dari Kecamatan Tengaran. Menurut Rozikin, yang bersangkutan kategori jemaah Lunas Tunda, tapi belum mendapat jatah kursi tahun ini.

Namun kemudian diberangkatkan karena ada jatah kursi kosong akibat penundaan keberangkatan jemaah lain.

“Sejak awal sudah disampaikan bahwa yang bersangkutan akan terpisah dari rombongan Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Kepada ratusan calon jemaah haji yang hadir di Pendapa, Bupati mengimbau untuk menjaga persatuan antar jemaah.

“Saling bantu terutama kepada jemaah lanjut usia. Ikhlas menolong jika memang ada yang membutuhkan bantuan. Semoga semua ibadahnya  lancar dan mendapat ridho Allah SWT,” ujarnya.

Baca juga:  Polisi Buru Pembuang 97 Ekor Bangkai Kambing Suspek PMK di Sungai Susukan

Rozikin menambahkan tidak ada instruksi khusus kepada petugas haji daerah untuk memperhatikan para jemaah haji lanjut usia.

“Sesuai arahan Bupati, semuanya diimbau untuk saling membantu agar semua calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan baik,” tuturnya lagi.

Dari 901 calhaj, 75 persen lebih termasuk jemaah lansia. Rozikin memastikan pelayanan para petugas akan maksimal.

“Bisa saja Calon Haji Lansia disana nanti malah sehat,” pungkasnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...