Rumah Dinas Camat Ambawara Disulap Jadi ‘Rumah Cinta PKK’: Shelter untuk Korban Kekerasan

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Dari sebuah rumah dinas Camat yang biasanya sepi aktivitas, kini lahir ruang baru yang penuh fungsi sosial. Ketua TP PKK Kabupaten Semarang Hj. Peni Yulianingsih Ngesti Nugraha meresmikan itu menjadi “Rumah Cinta PKK” Kecamatan Ambarawa. Tempat ini bukan sekadar sekretariat.

Di sini, juga menjadi rumah aman bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Pemotongan pita dilakukan di halaman Rumah Dinas Camat Ambarawa. Gedung itu kini memiliki dua identitas, sebagai pusat kegiatan PKK dan posko perlindungan.

Camat Ambarawa Wahyu Pito Nugroho mengatakan, baginya aset pemerintah tidak boleh diam. Harus dipakai seluas-luasnya untuk kepentingan masyarakat.

“Rumah dinas ini kami maksimalkan. Selain jadi tempat pertemuan PKK, juga difungsikan sebagai posko penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Wahyu.

Baca juga:  Wagub Tegaskan Penghafal Quran di Jateng Berhak Terima Bisyarah Tanpa Memandang Asal KTP

Untuk penanganan kasus, Kecamatan Ambarawa sudah menggandeng Polsek Ambarawa. Jadi jika ada warga yang butuh perlindungan atau pendampingan, mereka punya alamat jelas untuk datang.

“Rumah Cinta PKK” Ambarawa tercatat sebagai yang pertama di Kabupaten Semarang. Kehadirannya diharapkan jadi contoh bagi kecamatan lain.

Hj. Peni Yulianingsih menyambut baik inisiatif itu. Ia menilai tempat ini bisa memperkuat semangat gotong royong.

“Semoga tempat ini bermanfaat bagi masyarakat. Sekaligus mendorong semangat kebersamaan menuju Ambarawa yang semakin maju,” ujarnya saat peresmian.

Wahyu menegaskan, rumah ini tidak berdiri sendiri. Di baliknya ada kolaborasi panjang kepala desa, lurah, dan seluruh pengurus PKK se-Kecamatan Ambarawa.

“Program ini lahir dari semangat gotong royong. Dukungan kepala desa, lurah, dan kader PKK jadi kekuatan utama sehingga Rumah Cinta PKK bisa diwujudkan,” katanya.

Baca juga:  Polres-Pemkab Semarang Pasang Stiker di Rumah Pemudik

Kini, gedung itu punya tiga peran sekaligus; tempat pertemuan rutin PKK, posko kegiatan kecamatan, dan pusat layanan aduan kekerasan. Bagi perempuan dan anak yang selama ini bingung mengadu ke mana, Rumah Cinta PKK memberi jawaban.

Ada ruang aman, ada orang yang mendengar, dan ada jalur hukum yang siap bergerak bersama Polsek. Dari rumah dinas yang dulu hanya jadi tempat tinggal, Ambarawa kini punya “rumah” baru. Rumah yang isinya cinta, perlindungan, dan keberanian untuk pulih. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...