Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pembukaan MTQ Nasional


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas dan sejumlah kantong parkir jelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, pada Sabtu (12/9/2026) yang akan datang.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan, pihaknya telah beberapa kali berkoordinasi dengan panitia penyelenggara untuk mematangkan pengaturan arus kendaraan, termasuk sistem drop off bagi masyarakat dan peserta kafilah.

“Kami sudah beberapa kali rapat dengan panitia. Nanti di kawasan Simpang Lima akan diatur sistem drop off, sedangkan kendaraan diarahkan ke kantong-kantong parkir yang sudah disiapkan,” ujar AKBP Yunaldi, kepada JATENG POS, Rabu (26/8/2026).

Dijelaskan, sejumlah lokasi disiapkan sebagai kantong parkir, antara lain kawasan eks – gedung E-Plaza, area belakang Citraland, Masjid Baiturrahman, Wonderia, serta Taman Budaya Raden Saleh (TBRS).

“Lokasi tersebut akan digunakan untuk menampung kendaraan pengunjung, termasuk bus yang mengangkut peserta MTQ Nasional. Jika kapasitas kantong parkir utama tidak mencukupi, kami juga menyiapkan sejumlah lokasi alternatif,” terangnya.

Baca juga:  Inovasi Mahasiswa UNW Ungaran, Ear Plug dan Eye Mask Tingkatkan Kualitas Tidur Pasien di ICU

Adapun lokasi alternatif yang telah disiapkan, diantaranya Jalan Inspeksi Baru, Jalan Pemuda, kawasan Kampung Kali, Jalan Cipto, Jalan MT Haryono, hingga ruas jalan di sepanjang Banjir Kanal Timur.

“Pengaturan lalu lintas di kawasan Simpang Lima akan dilakukan secara situasional. Sistem buka-tutup jalan hingga penutupan ruas tertentu dapat diterapkan apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan,” tandasnya.

Kasatlantas menegaskan, jika memang diperlukan, akan dilakukan buka-tutup atau penutupan jalan secara situasional.

“Skemanya, seperti saat pelaksanaan car free day. Yang penting, kawasan tetap terkendali,” imbuhnya.

Kepadatan kendaraan berpotensi terjadi karena tingginya jumlah masyarakat dan peserta yang hadir. Namun, kepolisian menargetkan kondisi tersebut tidak berkembang menjadi kemacetan.

“Dalam setiap kegiatan, lalulintas padat itu biasa, tetapi yang jelas kami upayakan tidak terjadi kemacetan. Kami berharap masyarakat maupun peserta kafilah memarkirkan kendaraannya di lokasi yang sudah disediakan panitia,” imbuhnya.

Baca juga:  Mahasiswa Fakultas Biologi UKSW Studi Lapang ke Bioflora Salatiga

Satlantas Polrestabes Semarang, juga mengimbau pengunjung dan peserta memperhatikan lokasi parkir kendaraan masing-masing.

Selain kawasan Simpang Lima, pengamanan dan pengaturan lalu lintas juga disiapkan di sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MTQ Nasional, termasuk kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dan sejumlah venue lainnya.

Sementara itu, persiapan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, mulai dilakukan dengan pemasangan berbagai fasilitas dan tenda kegiatan.

Satlantas Polrestabes Semarang juga berkoordinasi dengan panitia mengenai aktivitas kendaraan pengangkut logistik agar proses distribusi dan pemasangan perlengkapan tidak mengganggu arus lalu lintas di pusat Kota Semarang.

“Dengan penyiapan kantong parkir dan rekayasa lalu lintas tersebut, kami harapkan puncak pembukaan MTQ Nasional dapat berlangsung lancar. Mobilitas masyarakat di kawasan pusat Kota Semarang pun tetap terkendali selama kegiatan berlangsung,” pungkas AKBP Yunaldi. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...