28 C
Semarang
Selasa, 28 April 2026

Kembangkan Industri Pariwisata, Samuel Wattemena Edukasi Karang Taruna Kota Semarang




JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Generasi muda di era digital saat ini, khususnya yang berkecimpung dalam organisasi sosial kemasyarakatan salah satunya Karang Taruna, harus mempunyai jiwa mandiri serta pola berfikir kreatif.

Hal tersebut disampaikan Samuel Wattimena Anggota Komisi VII DPR RI saat memberikan paparan edukasi pengembangan pengelolaan industri pariwisata, di Get Hotel Semarang, Selasa (28/4/2026).

Dihadapan perwakilan pengurus Karang Taruna se-Kota Semarang, dalam kegiatan yang gelar oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia ini, Samuel juga memberikan motivasi untuk Karang Taruna agar mampu berkembang secara profesional.

“Sebagai wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat. Karang Taruna, harus mampu mandiri dan kreatif dalam menciptakan peluang pada semua bidang,” kata Samuel.


Baca juga:  Diskumperindag Kabupaten Semarang Gerakkan 15 Kospi Ikuti Uji Kelayakan-Kepatutan 

Lanjutnya, bahwa strategi penguatan kapasitas Karang Taruna, dalam pengelolaan event pariwisata daerah yang inovatif dan berkelanjutan, pada tema kegiatan tersebut, menjadi poin utama pengembangan kemampuan Karang Taruna.

“Yang saya harapkan sekali bahwa generasi muda ini, bisa memberikan wawasan-wawasan serta kreatif dalam pola fikir,” tandasnya.

Lanjutnya, jadilah generasi yang tidak melulu mengedepankan proposal dalam berbagai kegiatan yang bakal digelar.

“Boleh – boleh saja mengedepankan proposal, tetapi kami tegaskan bahwa generasi yang mampu maju berkembang adalah generasi berkonsep. Artinya, punya gagasan dan konsep menarik, khususnya bidang pariwisata,” ujarnya.

Menurut Samuel, salah satu peluang pengembangan sumber daya manusia dari Karang Taruna adalah terbukanya jaringan dari tingkat bawah hingga atas.

“Selain kemanditian serta ide kreatif, Karang Taruna juga memang mempunyai jaringan dari tingkat bawah hingga pusat yang bisa dimanfaatkan untuk berkolaborasi dalam sebuah pengelolaan dan penyelenggaraan event pariwisata,” terangnya.

Baca juga:  Satlantas Polrestabes Semarang Gelar Gerakan Pangan Murah

Selain itu, karakter dalam setiap gagasan dan tidak copy paste pada event yang digelar disegmen Karang Taruna, menjadi ketertarikan masyarakat (penonton), pada ruang kreatif generasi muda.

Ada tiga poin mendasar yang disampaikan Samuel Wattimena dalam mendongkrak pengelolaan pariwisata yang dikembangkan oleh Karang Taruna.

“Tiga poin utama yakni, tidak mengedepankan proposal dalam artian, belum bergerak sudah minta budget, kedua terapkan pengembangan kreativitas serta berpola fikirlah lebih maju dalam setiap ide dan gagasan,” pungkasnya.

Melului kegiatan tersebut, Samuel Wattimena juga berharap, melalui kegiatan Kemenpar RI ini, berbagai materi dapat diserap peserta (Karang Taruna) untuk pengembangan pengelolan industri pariwisata. (ucl/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...