Jelang Pembukaan MTQ Nasional, 6.350 Personel Gabungan Disiagakan


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Polrestabes Semarang bersama TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, dan instansi terkait menyiapkan 6.350 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Jawa Tengah yang dipusatkan di kawasan Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang.

Pengamanan terutama difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas mengingat pembukaan MTQ yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (12/9), diperkirakan menarik masyarakat dan kafilah dari berbagai daerah.

Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pukul 16.00 WIB dan akan dilakukan secara situasional hingga kegiatan selesai serta kondisi arus kembali normal.

Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat serta peserta MTQ.

“Rekayasa lalu lintas akan kami berlakukan mulai pukul 16.00 WIB pada saat pembukaan. Pelaksanaannya akan melihat situasi di lapangan. Apabila terjadi kepadatan, petugas akan melakukan pengalihan arus secara situasional,” ujar Kompol Riki, dalam keteranganya, Jumat (11/9).

Sejumlah akses menuju kawasan Simpang Lima akan mendapat pengaturan. Arus kendaraan dari arah Bangkong menuju Tugu Muda dapat ditutup di sekitar Perempatan RRI. Sedangkan kendaraan dari arah Tugu Muda menuju Bangkong dapat dialihkan melalui kawasan Simpang KFC Pandanaran serta Simpang Pandanaran 1 dan 2.

Arus dari Jalan Pangeran Diponegoro juga akan mendapat pengaturan di kawasan Kusuma Wardani dan Air Mancur Jalan Pahlawan. Untuk kendaraan yang keluar dari kawasan terdampak rekayasa, petugas mengarahkan pengguna jalan melalui Jalan Gajah Mada maupun Jalan Pahlawan sisi Air Mancur sebelah timur.

Baca juga:  Sosok Uda Awal Tak Lulus SD, Sukses Kembangkan Kuliner Padang Chaniago

Masyarakat yang hendak menghadiri pembukaan MTQ diimbau tidak memaksakan kendaraan masuk hingga kawasan Simpang Lima.

Sejumlah kantong parkir telah disiapkan agar kendaraan dapat ditinggalkan di lokasi yang ditentukan dan perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menggunakan akses yang tersedia.

Untuk kendaraan roda dua, akses dapat menggunakan Jalan Pandanaran dengan kantong parkir di kawasan Plaza Baiturrahman. Sementara akses dari belakang Kampung Kali dapat dimanfaatkan menuju kantong parkir di belakang Ciputra.

Adapun kendaraan roda empat dapat menggunakan sejumlah lokasi parkir, di antaranya kawasan Kantor Gubernur, belakang Taman Indonesia Kaya, Jalan Imam Barjo, dan Stadion Diponegoro.

Sementara itu, rombongan bus diarahkan menggunakan kantong parkir di kawasan Wonodri dan TBRS.

“Yang paling penting, masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dan tidak menunggu sampai mendekati waktu dimulainya acara. Gunakan kantong parkir yang telah disiapkan dan ikuti arahan petugas di lapangan,” imbuhnya.

Untuk mendukung pengamanan MTQ XXXI, sebanyak 6.350 personel gabungan disiapkan. Mereka terdiri atas 520 personel TNI, 2.528 personel Polri, 702 personel Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, 1.286 personel Satpol PP Kota Semarang, 429 personel Dishub Provinsi Jawa Tengah, dan 885 personel Dishub Kota Semarang.

Baca juga:  Polda Tegaskan SPPG Kooperatif Penuhi Panggilan Kejaksaan

Selain pembukaan, pengaturan lalu lintas juga diterapkan secara situasional selama rangkaian MTQ berlangsung. Petugas akan menyesuaikan rekayasa berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan dan situasi kegiatan.

“Rekayasa ini bukan berarti seluruh ruas akan ditutup sepanjang waktu. Petugas akan melihat perkembangan situasi. Apabila arus masih lancar, akan kami lakukan pengaturan. Namun apabila kepadatan meningkat dan diperlukan pengalihan atau penutupan sementara, petugas akan mengambil langkah tersebut,” terang Kasi Humas.

Adapun rangkaian MTQ XXXI diawali Pawai Ta’aruf pada Sabtu (12/9/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Pawai mengambil rute dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Selama pawai berlangsung, petugas akan menerapkan sistem buka-tutup dan pengalihan arus secara situasional menyesuaikan pergerakan rombongan.

“Kami mohon kerja sama masyarakat. Apabila akan bepergian pada waktu pelaksanaan kegiatan, silakan mengatur waktu dan memilih jalur alternatif. Bagi masyarakat yang menghadiri acara, ikuti petunjuk petugas dan gunakan tempat parkir yang disediakan,” pungkas Kompol Riki.

Polrestabes Semarang memastikan personel gabungan akan berada di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama rangkaian MTQ XXXI berlangsung.

Masyarakat juga diminta tetap tertib, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan di lokasi kegiatan. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...