JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Kemarau bukan sekadar membuat tanah mengering dan udara terasa lebih menyengat. Bagi sebagian warga Dusun Punden, Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, musim kemarau juga berarti satu hal yang jauh lebih mendasar: semakin sulit mendapatkan air bersih.
Di tengah kondisi tersebut, secercah harapan akhirnya datang. Sebuah sumur bor dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, hasil kolaborasi Polres Semarang bersama Cimory Group.
Sumur bor tersebut secara resmi diresmikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dalam kegiatan bakti sosial di Dusun Punden, Kamis (24/9/2026).
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi angin segar bagi warga yang selama musim kemarau harus menghadapi keterbatasan sumber air. Dengan adanya sumber air baru, kebutuhan dasar masyarakat diharapkan dapat terpenuhi dengan lebih mudah.
Tak hanya meresmikan sumur bor, dalam kegiatan tersebut Kapolda Jateng juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat. Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) warga Dusun Punden menerima paket sembako serta paket produk Cimory.
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan pembangunan sumur bor tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus kolaborasi antara kepolisian dan pihak swasta dalam membantu masyarakat.
Menurutnya, proses pengeboran dimulai pada 11 September 2026. Hanya dalam waktu sekitar tiga hari, sumber air berhasil ditemukan pada kedalaman kurang lebih 50 meter.
Setelah sumber air ditemukan, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan saluran serta bak tandon agar air dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Harapannya, sumur bor ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Punden dan warga Desa Penawangan pada umumnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih di tengah musim kemarau seperti saat ini,” ujar Heru.
Ia menambahkan, keberadaan sumber air bersih tidak hanya diharapkan menjadi solusi sementara selama kemarau. Lebih dari itu, fasilitas tersebut dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga keperluan sosial warga.
Bagi masyarakat Punden, bantuan tersebut menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar pembangunan sebuah sumur. Air yang mengalir dari kedalaman puluhan meter itu membawa harapan agar warga tidak lagi terlalu cemas ketika kemarau datang.
Kepala Dusun Punden, Sugiyarno, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian, khususnya Polda Jawa Tengah dan Polres Semarang, serta Cimory Group yang telah membantu menghadirkan fasilitas tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian, khususnya Polda Jawa Tengah dan Polres Semarang serta Cimory Group yang telah membantu warga kami dengan pembangunan sumur bor ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terlebih saat musim kemarau dan kebutuhan air bersih meningkat,” kata Sugiyarno.
Di tengah musim kemarau yang belum sepenuhnya beranjak, sumur bor itu kini menjadi sumber kehidupan baru bagi warga Punden. Dari sebuah titik pengeboran sedalam sekitar 50 meter, air diharapkan terus mengalir dan menjadi penopang kebutuhan masyarakat untuk waktu yang panjang. (muz)







