Asesmen Dugaan Bullying Siswa SD Isriati Ungaran, Sekolah Diminta Perkuat Pengawasan


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Dugaan perundungan yang melibatkan siswa kelas IV SD Hj Isriati Moenadi Ungaran kini ditangani secara lintas pihak. Polres Semarang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang, pihak yayasan, sekolah, serta orang tua atau wali menggelar asesmen dan pendampingan untuk mencari penyelesaian dengan tetap mengutamakan kepentingan anak.

Pertemuan digelar di Aula Wisma Jateng, Jalan Letjen Suprapto, Ungaran, Rabu (30/9/2026). Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas dugaan perundungan yang terjadi pada Rabu (23/9/3036) sekitar pukul 13.00 WIB di salah satu ruang kelas IV SD Islam tersebut.

Karena seluruh pihak yang terlibat masih berusia anak, penanganan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi psikologis, hak pendidikan, serta perlindungan anak.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Bodia Teja Lelana mengatakan penanganan kasus tersebut tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan, tetapi juga memastikan anak-anak yang terlibat tetap mendapatkan perlindungan dan pendampingan.

“Dalam penanganan dugaan perundungan ini, kami mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Karena pihak-pihak yang terlibat masih berusia anak, diperlukan pendekatan yang cermat, dengan memperhatikan kondisi psikologis, hak pendidikan, serta perlindungan anak dari dampak yang dapat memengaruhi tumbuh kembangnya,” ujar Bodia.

Baca juga:  Bupati Semarang Apresiasi Informasi Pers Terkait Bencana Tingkatkan Kewaspadaan Masyarakat

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Semarang dalam pertemuan tersebut berkoordinasi dengan Kepala DP3AKB beserta jajaran, ketua yayasan, kepala sekolah, guru, serta orang tua atau wali anak-anak yang terlibat.

Asesmen dilakukan untuk menggali kondisi anak, mengklarifikasi informasi dari masing-masing pihak, sekaligus membuka ruang komunikasi dan musyawarah untuk mencari penyelesaian yang tetap memperhatikan hak seluruh anak.

Dari hasil pertemuan dan asesmen awal, pihak pelapor menyatakan tidak akan mengajukan tuntutan materiil maupun pidana. Pihak pelapor juga berharap anaknya tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut dengan adanya peningkatan evaluasi dan pengawasan.

Sementara orang tua atau wali anak-anak yang terlibat berharap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan. Mereka juga meminta pengawasan terhadap siswa diperkuat selama proses pembelajaran.

Papan Deklarasi Sekolah Ramah Anak di SD Hj Isriati Moenadi yang dibuat sebelum kejadian dugaan perundungan. FOTO:MUIZ/JATENGPOS

Tambah Pengamanan dan CCTV 

Pihak yayasan dan sekolah menyatakan telah melakukan sejumlah langkah setelah kejadian. Sekolah berencana menambah petugas keamanan yang berkeliling selama kegiatan belajar mengajar serta meningkatkan jumlah kamera pengawas atau CCTV.

Baca juga:  Awali Giat Gerak Bening, Bupati Semarang Tebar Ribuan Bibit Ikan

Sekolah juga akan membentuk tim pencegahan kekerasan dan mengevaluasi sistem pengawasan serta mekanisme pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Bodia menegaskan upaya mencegah kejadian serupa tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Peran keluarga dan lingkungan sekitar juga diperlukan agar setiap indikasi kekerasan terhadap anak dapat segera diketahui dan ditangani.

“Kami berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya bagi lingkungan sekolah dan keluarga, untuk meningkatkan pengawasan serta menanamkan nilai saling menghormati sejak dini,” katanya.

Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi anak untuk belajar dan berkembang tanpa rasa takut terhadap kekerasan maupun perundungan.

Polres Semarang selanjutnya akan mengoordinasikan pertemuan lanjutan dengan para pihak dan dinas terkait. Pendampingan bersama DP3AKB juga akan dilakukan untuk mendukung kebutuhan psikososial anak, sehingga penanganan tidak berhenti pada penyelesaian persoalan, tetapi juga memastikan kondisi emosional anak tetap mendapat perhatian. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...