BNNP Jateng Gerakkan Mahasiswa jadi Benteng Zero Narkotika 2045 di Lingkungan Kampus


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – BNNP Jawa Tengah memperkuat peran mahasiswa sebagai penggerak Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui Workshop Penggiat P4GN di Hotel Andelir Simpang Lima Semarang, Senin (28/9), lalu.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan UKM antinarkoba dari lima perguruan tinggi di Kota Semarang, yakni UIN Walisongo, Unnes, Untag Semarang, Undip, dan Udinus.

Workshop bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa agar mampu menjadi komunikator sekaligus penggerak P4GN di lingkungan kampus dan masyarakat. Peserta juga diarahkan menjadi bagian dari gerakan “Sobat ANANDA Bersinar”, jejaring anak muda yang menyebarkan pesan pencegahan narkotika secara kreatif dan positif.

Plt. Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, mengatakan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi intelektual dan penggerak perubahan.

Baca juga:  Polisi Tangkap Dua Pelaku Kekerasan di Jalan Pengapon

“Lingkungan kampus harus menjadi ruang yang aman bagi tumbuhnya generasi muda sekaligus menjadi salah satu benteng dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Mari jadikan kampus sebagai zona aman dan benteng pertahanan yang bersih dari narkoba,” ujarnya.

Ketua Tim P2M BNNP Jawa Tengah Jamaluddin Ma’ruf, menambahkan, mahasiswa memiliki potensi besar sebagai komunikator P4GN karena dekat dengan teman sebaya, aktif berorganisasi, dan akrab dengan media digital.

Karena itu, materi workshop tidak hanya membahas strategi P4GN, tetapi juga literasi digital, public speaking, dan penyusunan rencana aksi.

Salah satu peserta, Rosita Fajar Pratiwi dari UIN Walisongo Semarang, menilai mahasiswa dapat menjadi penghubung antara pesan pencegahan narkotika dan lingkungan generasi muda.

Baca juga:  OTS 2 Pelukis Nusantara 2025, Melukis 'On The Spot' Dorong Wisata Heritage Kabupaten Semarang

“Pencegahan narkotika bukan hanya tugas pemerintah atau BNN, tetapi juga tanggung jawab mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, BNNP Jawa Tengah mendorong lahirnya penggiat P4GN muda yang mampu membawa aksi nyata ke lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat. Kolaborasi dengan kampus dan organisasi mahasiswa diharapkan turut memperkuat gerakan menuju Jawa Tengah Zero Prevalensi Narkotika 2045. (ucl/rit)


TERKINI

Suporter Macan Muria Tuntut Manajemen Dievaluasi

Rekomendasi

...