JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — KOMPETISI PIANO PELAJAR (KPP) Semarang 2023 memperebutkan piala Walikota Semarang suskes digelar (12/2) di Gandhi Memorial Intercontinental School (GMIS), Graha Candi Golf Semarang.
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita, dalam sambutanya yang dibacakan Plt Kepala Dinas Kota Semarang, Suwarto, SE, MT, menyambut baik kompetisi piano tahun 2023 ini.
“Mohon maaf Ibu Walikota tidak bisa hadir karena acara lain. Atas nama Ibu Walikota dan pemerintah kota Semarang, kami menyampaikan banyak terimakasih kepada Jateng Pos, Opus Nusantara, dan Gandhi Memorial International School yang sukses menyelenggarakan acara ini. Semoga memacu para pelajar dalam meningkatkan kemampuanya bermain piano,”kata Suwarto.
Pemkot Semarang juga terimakasih atas kompetisi piano pelajar ini. Selain meningkatkan prestasi, juga sekaligus menghadirkan para tamu ke kota Semarang. Sebab diantara peserta, ada orang tua, kakek-nenek, dan saudaranya yang ikut menemani sehingga tamu yang berkunjung ke Semarang semakin banyak.
“Ini membuat penginapan hotel, kuliner, obyek wisata Semarang menjadi ramai,”tambahnya.
Plt Kadiknas mewakili Walikota juga berkesempatan menyerahkan hadiah piala walikota Semarang kepada para pemenang.
KPP Semarang yang diikuti 150 peserta ini dengan lagu pilihan kategori A (12 peserta), B (22 peserta), C (26 peserta), D (26 peserta), E (11 peserta), F (2 peserta). Untuk lagu bebas kategori (5 peserta), B (9 peserta), C (13 peserta), D (17 peserta), E (12 peserta) dan F (5 peserta).
Untuk tahun 2023 ini kompetisi tidak menggunakan system zonasi namun membuka pintu seluas-luasnya untuk peserta dari seluruh wilayah Indonesia untuk ikut berkompetisi di 4 daerah yaitu di Semarang (12/2), Bandung 25 Februari 2023, Bali 5 Maret 2023 dan Surabaya 19 Maret 2023.
Peserta KPP Semarang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jogyakarta bahkan datang dari Jakarta, Solo, Gunungkidul, Salatiga, Kudus, Purwokerto, Magelang dan wilayah lainnya.
Kompetisi dimulai pukul 08.00 untuk kategori A lagu pilihan dan berlanjut ke kategori A lagu bebas.
“ Mainku bagus, agak sedikit salah, tapi tak lanjutkan lagi. Pengenku jadi juara sih. Terus pengennya ada kompetisi lagi, biar tambah berani dan pintar main piano,” kata Janice Christabel Nugroho dari SD Masehi Kudus yang ikut kategori A Pilihan. Janice datang berkompetisi dengan rombongan keluarga dari Kudus dan ikut gabung dengan Kursus Musik Melody. Kecintaan Janice pada instrument piano ini saat usia 5 tahun lebih dan dalam bimbingan orangtuanya yang kebetulan guru music juga. Dan untuk menghadapi kompetisi KPP ini sudah berlatih selama 1 tahun.
Lain halnya dengan Michael Ethan Hoo yang ikut lagu bebas kategori D. Ethan ini terhitung peserta lama, mulai mengenal piano umur 4 tahun dan gabung dengan kursus Yudhistira music. Mengikuti KPP sejak tahun 2018 dan selalu menjadi langganan juara di KPP.
“Karena 2 tahun vakum pandemi akhirnya saya ikut lomba yang online. Tapi kompetisi yang offline itu lebih menantang dan langsung. Kalau kompetisi online hanya mengirimkan rekaman dan rekaman itu bisa dilakukan berulang kali untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Jadi rasanya tidak sedang benar-benar berkompetisi. Lain halnya dengan kompetisi offline, yang berhadapan dengan juri dan audience lebih menantang dan kemampuan berpiano dalam diri keluar dengan sendirinya,” jelas Ethan yang sudah kenyang dengan mengikuti berbagai kompetisi diantaranya WPTA Finland, World Piano Teachers Association Singapore, Chopin Avenue Hongkong, Indonesia Steinway Youth Piano Competition dan London Youth Piano Competition.
Dengan KPP Semarang ini diharapkan menghasilkan bibit-bibit pianis yang handal dan terampil serta berani tampil di hadapan audience dan juri.
Atas nama panitia dan Opus Nusantara, Nora Aprilita menyambaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini. Mulai dari STACCATO, GMIS, KAWAI, Jateng Pos, Pemkot Semarang dll.
“Bagi yang menang kami ucapkan selamat, yang belum beruntung jangan berkecil hati. Ayo belajar lagi untuk peluang yang akan datang,”jelasnya.(yet/jan)




