27 C
Semarang
Kamis, 22 Januari 2026

Dua Pria Semarang Babak Belur Dihajar Warga

JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Dua orang laki – laki babak belur dihajar warga saat kepergok melakukan aksi tindak pidana pencurian di Jalan Sendangguwo Selatan, RT 1 RW 2 Tembalang, pada Sabtu (20/4) .

Devi Kurniawan warga Kabupaten Demak dan Fredi Ari Wibowo warga Kabupaten Sukoharjo, nekat mencuri tas di Warung Ayam Geprek. Ada orang lain juga yang beraksi namun pria bernama Dendi itu berhasil lolos dari warga.

Panit Reskrim Polsek Tembalang, Ipda Pujianto mengatakan  mendapat laporan dari warga pada pukul 16.50 WIB. Menerima informasi itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi dan mengamankan pelaku.

“Pelaku beraksi pukul 16.30 wib,” ujar Ipda Puji saat di Konfirmasi JATENG POS, Minggu (21/4).

Baca juga:  KPU Pati Tetapkan Sudewo – Candra Bupati – Wakil Bupati Terpilih

Dijelaskan, peristiwa  bermula ketika pelaku Fredi dan Devi datang lebih dahulu berpura-pura memesan makan. Pemilik warung bernama Istrianita Novita sedang melayani pesanan para pelaku. Tak berselang lama datang pelaku Dendi berusaha mengalihkan fokus korban dengan mengajak bicara.

“Fredi dan Devi lalu masuk ke dalam, dekat korban. Karena disitu ada tiga tas. Fredi mengambil tas, sementara Devi berusaha menghalangi pandangan dengan menutupi aksi Fredi,” terangnya.

Korban yang melihat  Fredi mengambil tas berisi uang, secara spontan korban berteriak maling. Datanglah masa (warga) yang langsung melakukan pemukulan terharap dua pelaku hingga babak belur di bagian wajah.

Sementara pelaku Dendi melarikan diri. Polisi lalu mengamankan Devi dan Fredi. Selain pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti satu tas, satu dompet, uang Rp 1.640.000, handphone dan charger.
Korban Istrianida mengatakan, pelaku Dendi sempat berusaha mengalihkan fokusnya dengan berbicara di luar hal makanan yang dijualnya.

Baca juga:  Agustina Wali kota Semarang, Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Aktif Berorganisasi

“Saat itu, situasi sekitar sedang ramai sehingga warga mengamankan para pelaku, mereka ditahan dan Ketika ditanya ngga ngaku, warga pun emosi dan memukul mereka,” katanya..

Korba juga mengaku sempat melerai warga agar tak main hakim sendiri. Tetapi situasi semakin tidak terkendali dan sulit untuk membendung emosi warga. (ucl/jan)


TERKINI

Rekomendasi

...

Koleksi LG Objet Collection Resmi Hadir di...

800 Desa Wisata Jateng Sambut Wisatawan

Pemkot Tunggu Penetapan Plt Walikota