25 C
Semarang
Jumat, 16 Januari 2026

Transformasi Digital di Karimunjawa: Para Guru SD Gugus Dewadaru Ikuti Pelatihan AR

JATENGPOS. CO. ID, KARIMUNJAWA– Dalam upaya meningkatkan literasi digital di kalangan pendidik, pelatihan penerapan Augmented Reality (AR) berbasis Android bagi guru-guru SD Gugus Dewadaru Karimunjawa telah sukses dilaksanakan.

Pelatihan ini berlangsung secara hybrid dari tanggal 25 Juli hingga 30 Juli 2024 dan diikuti oleh 60 guru di gugus Dewadaru dengan antusias.

Pelatihan ini merupakan bagian dari Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan Universitas Negeri Semarang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini merupakan program peningkatan kapasitas guru yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mengintegrasikan teknologi AR dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.

Teknologi AR memungkinkan materi pembelajaran disajikan secara interaktif dan menarik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Selama enam hari pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang komprehensif mulai dari standar proses pada peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pengenalan literasi digital dalam pembelajaran, pengenalan dasar tentang AR, cara mengoperasikan aplikasi AR berbasis Android, hingga penerapan praktis dalam konteks pembelajaran di kelas. Para peserta juga diberi kesempatan untuk merancang dan mengembangkan konten AR sederhana yang dapat digunakan dalam pembelajaran.

Pelatihan ini dibuka oleh bapak Proyogo, S.Pd selaku Pengawas Sekolah Ahli Madya di Karimunjawa, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia atas terselenggaranya pengabdian masyarakat dari tim UNNES di gugus Dewadaru Karimunjawa yang tentu dapat memberikan manfaat sebagai penguat guru-guru gugus Dewadaru untuk mengembangkan keterampilan mengajar dengan literasi digital dan penggunaan AR di kelas. Bapak Sutarman selaku Kepala Sekolah di SDN 01 Karimunjawa mengungkapkan “Dengan kemajuan teknologi yang pesat, literasi digital menjadi keterampilan yang sangat penting bagi para pendidik. Kami berharap melalui pelatihan ini, para guru dapat memanfaatkan teknologi AR untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa,” ujarnya.

Baca juga:  Bus Seharga Rp 500 juta Ludes Terbakar di Salatiga 

Ketua Gugus Dewadaru I dan Dewadaru II yakni bapak Syaifuddin Yasfak, S.Pd, dan bapak Sigit Prabowo Aji S.Pd mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya setelah mengikuti pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami di gugus Dewadaru Karimunjawa. Teknologi AR memberikan cara baru yang menarik untuk menyampaikan materi kepada siswa. Saya yakin ini akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” katanya.

Pelatihan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang ahli di bidangnya, antara lain bapak Moh.Fathurrahman, bapak Novi Setyasto, bapak Isa Ansori, bapak Bagas Kurnianto, ibu Wulan Aulia Azizah, dan ibu Siti Maryatul Kiptiyah.

Moh. Fathurrahman menyampaikan terkait standar proses dan perkembangan literasi digital di era 4.0, dan 5.0. Isa Ansori menyampaikan terkait materi tentang dasar-dasar AR dan aplikasinya dalam pendidikan. Novi Setyasto dan Wulan Aulia Azizah mengajarkan cara mengoperasikan aplikasi AR berbasis Android serta teknik pembuatan konten AR sederhana. Siti Maryatul Kiptiyah memberikan wawasan tentang integrasi teknologi dalam kurikulum pembelajaran, sementara Bagas fokus pada metode evaluasi efektivitas penggunaan AR dalam proses belajar mengajar.

Baca juga:  Koalisi Semarang Maju Matangkan Calon Wakil Wali Kota Pendamping Yoyok Sukawi

Selain sesi teori dan praktik, pelatihan ini juga menghadirkan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta dapat berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi atas berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Pelatihan ini ditutup dengan pemberian perangkat AR untuk Gugus Dewadaru Karimunjawa dari tim pengabdian masyarakat Unnes, serta penandatanganan kerjasama antara kedua belah pihak.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para guru SD Gugus Dewadaru Karimunjawa dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Peningkatan literasi digital di kalangan guru ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih modern dan inovatif, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Karimunjawa.

Pelatihan ini merupakan langkah awal dalam program jangka panjang untuk meningkatkan literasi digital di sekolah-sekolah, dan diharapkan akan diikuti oleh pelatihan-pelatihan lainnya yang akan memperkaya keterampilan para guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pendidikan. (*/jan)


TERKINI

Rekomendasi

...