Sururul Fuad Inisiasi Pendawa Morning Fest, Sulap Ruang Publik Jadi Motor Penggerak UMKM Brebes


JATENGPOS. CO. ID, Ratusan warga memadati Lapangan Pendawa, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dalam gelaran “Pendawa Morning Fest” pada Minggu (16/8/2026). Acara yang diinisiasi lewat semangat gotong royong warga RW 02 ini tidak hanya menjadi ajang olahraga massal, tetapi juga sukses menjadi lokomotif penggerak ekonomi kerakyatan melalui bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hadir sebagai tokoh masyarakat sekaligus inisiator acara, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Sururul Fuad, Lc., M.E.I. Dalam kesempatannya, Sururul Fuad menegaskan bahwa ruang publik di tingkat desa memiliki potensi besar yang harus dioptimalkan untuk kesejahteraan warga, bukan sekadar menjadi fasilitas fisik yang pasif.

“Tujuannya memberikan ruang berolahraga sekaligus kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk tampil memperkenalkan usahanya,” ujar Sururul Fuad yang juga bertugas sebagai Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Menurut Sururul Fuad, Lapangan Pendawa tidak semestinya hanya menjadi fasilitas olahraga belaka. Apabila dikelola dengan baik, ruang publik ini dapat beralih fungsi menjadi episentrum aktivitas sosial dan kemasyarakatan yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi warga setempat. Visi inilah yang mendorongnya untuk terus mengedepankan kolaborasi dan gotong royong di tengah masyarakat.

Peresmian Pojok Kedai Sejahtera

Dalam rangkaian Pendawa Morning Fest yang diisi dengan senam pagi massal, fun run, hingga trofeo friendly match tersebut, Sururul Fuad juga meresmikan fasilitas baru bernama “Pojok Kedai Sejahtera”. Fasilitas ini merupakan langkah konkret dalam menata para pedagang di sekitar Lapangan Pendawa agar lebih rapi dan nyaman bagi pengunjung.

Inisiatif penataan ini sejalan dengan fokus Sururul Fuad di Komisi E DPRD Jawa Tengah yang membidangi kesejahteraan rakyat. Dengan adanya Pojok Kedai Sejahtera, aktivitas perdagangan warga menjadi lebih tertata, higienis, dan membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat desa untuk mengembangkan kemandirian ekonominya.

“Diharapkan Lapangan Pendawa ke depannya menjadi sarana olahraga yang sekaligus menghidupkan berbagai kegiatan sosial serta pemberdayaan warga,” tutur Sururul Fuad.

Respons Positif dan Harapan Keberlanjutan

Inovasi pemanfaatan ruang publik ini mendapat apresiasi tinggi dari unsur pengelola dan warga setempat. Ketua RW 02 Desa Kalierang sekaligus Ketua Pengurus Lapangan Pendawa, Teguh Supriyanto, menilai acara ini menjadi bukti nyata bahwa fasilitas umum akan memberikan manfaat ganda apabila dikelola secara bersama-sama.

“Pendawa Morning Fest membuktikan bahwa Lapangan Pendawa tidak hanya menjadi tempat untuk mencari keringat, tetapi juga mewadahi interaksi warga dan menghidupkan roda ekonomi masyarakat kami,” jelas Teguh.

Dampak ekonomi secara langsung dirasakan oleh para pelaku usaha mikro yang berpartisipasi. Wati, salah satu peserta bazar UMKM, mengaku antusiasme warga yang hadir berolahraga langsung berimbas positif pada dagangannya.

“Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi kami, pelaku usaha kecil, untuk memperkenalkan produk dan berinteraksi langsung dengan pembeli. Kami harap acara seperti ini bisa terus dirutinkan,” kata Wati.

Dengan antusiasme yang tinggi serta pembagian ratusan doorprize yang menambah semarak suasana, Pendawa Morning Fest diharapkan tidak hanya menjadi perayaan satu hari, melainkan agenda rutin yang berkelanjutan. Sinergi antara wakil rakyat seperti Sururul Fuad dengan warga akar rumput ini diharapkan mampu menjadi percontohan bagi desa desa lain di Brebes dalam memaksimalkan ruang publik demi kesejahteraan bersama. (*/has/bis)


TERKINI


br>

Rekomendasi

...