Alumni Turun Tangan, Akpol Berbenah Menuju Kampus Perwira Modern


JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Akademi Kepolisian (Akpol) terus berbenah. Modernisasi fasilitas pendidikan dilakukan untuk memperkuat kualitas pembentukan calon perwira Polri sekaligus menyiapkan pemimpin masa depan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pembenahan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama renovasi sejumlah fasilitas Akpol oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo di Kampus Akpol, Kota Semarang, belum lama ini.

Sejumlah fasilitas yang mendapat sentuhan pembaruan antara lain ruang makan taruna, fasad Resimen Taruna, hingga laboratorium komputer. Dalam proses modernisasi tersebut, para alumni Akpol turut mengambil bagian sebagai bentuk kepedulian terhadap almamater.

Salah satunya Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya. Angkatan tersebut berkontribusi membangun dapur taruna berikut berbagai perlengkapannya.

“Pengembangan fasilitas Akpol merupakan bagian dari gagasan modernisasi yang makin diperkuat sejak tahun 2024, termasuk melalui pembelajaran dari pengelolaan fasilitas di Akademi Militer,” kata Komjen Dedi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/9/2026).

Baca juga:  Pandangan Umum Fraksi & Penandatanganan KUPA-PPAS

Renovasi ruang makan diarahkan agar mampu memenuhi kebutuhan taruna yang jumlahnya dapat mencapai 1.000 orang. Sementara desain fasad dan sejumlah fasilitas lainnya diselaraskan dengan karakter serta identitas Akpol.

“Pembenahan dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter khas Akpol, mulai dari gerbang, gedung Gubernur, ruang makan, hingga fasilitas taruna,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya, Brigjen Pol. Budhi Herdi Susianto, mengatakan kontribusi yang diberikan angkatannya merupakan wujud tanggung jawab alumni untuk ikut mendukung pembenahan dan modernisasi Akpol.

“Kami ambil bagian bangun dapur dengan segala isinya, seizin dari ketua pembina angkatan kami Bapak Kapolda Jateng (Irjen Pol Ribut Hari Wibowo), kami sepakat untuk membantu membangun Akpol, khususnya dapur Akpol hingga selesai,” kata Brigjen Budhi.

Baca juga:  Berpotensi Jadi Role Model Nasional, UNESCO Puji Penanganan Stunting

Lanjutnya, keterlibatan alumni dalam pembangunan fasilitas Akpol merupakan bagian dari nilai yang ditanamkan para pengasuh selama menjalani pendidikan.

“Jadi kami tidak akan lari dari tanggungjawab, karena kami diajarkan oleh pengasuh-pengasuh kami yang luar biasa,” tandasnya.

Kontribusi alumni tidak berhenti pada Batalyon Wira Satya. Alumni Akpol 2001 turut membangun fasilitas kepolisian, sedangkan Alumni Akpol 2013 berkontribusi dalam penyediaan dan penyempurnaan laboratorium komputer.

Modernisasi Akpol tidak hanya diarahkan pada pembangunan dan pembenahan fisik. Transformasi juga menyasar sistem pendidikan melalui digitalisasi, kelas tematik, penguatan pendidikan vokasi, serta peningkatan praktik dan pengalaman lapangan.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kalemdiklat Polri, Gubernur Akpol, para pejabat utama Lemdiklat Polri, pejabat utama Akpol, perwakilan Alumni Akpol 1996, Alumni Akpol 2001, serta perwakilan Alumni Akpol 2013. (ucl)


TERKINI

Rekomendasi

...