JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengaku mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto terkait programnya saat kampanye yakni pupuk mudah, murah, dan irigasi lancar.
Bupati Rober mengaku bersyukur karena cita-citanya dan janjinya saat kampanye satu persatu mulai terealisasi. Khususnya terkait persoalan pupuk yang sering dikeluhkan petani. Karena saat ini harga pupuk bersubsidi benar-benar turun sekitar 20 persen.
“Wah iya ini perlu saya sampaikan, program saat kampanye saya, Pupuk murah dan irigasi lancar itu mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo, Saya di WA. Programmu pupuk murah irigasi lancar itu bagus. Dan benar alhamdulillah saat ini pupuk murah. Harganya turun. Kalau dulu kan cuma turun dari truk. Ini harganya benar-benar turun. Mudah-mudahan petani kita semakin sejahtera,” ungkap Bupati Rober di hadapan Penyuluh Pertanian Lapangan di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Selasa (30/12).
Bupati Rober juga meminta para penyuluh yang saat ini sudah langsung menjadi pegawai Kementerian Pertanian tersebut turut mendorong generasi muda untuk menjadi petani milenial agar regenerasi petani dapat berjalan dengan baik.
“Di banyak acara bersama petani kalau saya minta maju petani paling muda itu yang maju usianya 50an. Ini kita butuh regenerasi petani. Jadi saya minta dibantu anak muda kita agar jadi petani milenial,” ungkapnya.
Bupati Rober juga mengungkapkan potensi besar Program MBG di Karanganyar. Penyuluh Pertanian Lapangan diminta mendorong petani agar hasilnya dapat diserap SPPG Karanganyar.
“Mari kita dukung dan dorong petani Karanganyar naik kelas. Saya ke pasar cek harga wortel itu dulu 6 ribu, sekarang jadi 12 ribu. Potensi MBG ini luar biasa. Saya sudah koordinasi dengan SPPG, semua kita dorong agar beli bahan di Karanganyar. Di SPPG Karanganyar itu sehari perputaran mencapai 3 miliar. Ini potensi yang luar biasa,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menambahkan bahwa saat ini ada sebanyak 85 Penyuluh di Karanganyar, sekarang berada di bawah Kementerian Pertanian yang terdiri dari 34 PNS dan 51 PPPK.
“Iya sekarang sudah di bawah Kementerian Pertanian. Tapi wilayah kerja di Karanganyar. Status kepegawaian dan penggajian yang berubah, tugasnya tetap,” tandasnya. (yas/rit)















