30 C
Semarang
Sabtu, 28 Maret 2026

Revitalisasi Museum Radya Pustaka Perkuat Wisata Edukasi




JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Kota Surakarta dipastikan akan menerima dukungan dari Pemerintah Pusat untuk melakukan revitalisasi terhadap dua museum utamanya. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, saat mendampingi Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam kunjungan kerja di Museum Radya Pustaka, Kamis (26/03/2026).

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memberikan apresiasi tinggi terhadap koleksi Museum Radya Pustaka yang dinilai luar biasa, terutama koleksi manuskrip kuno seperti Serat Yusuf dan Wulangreh. Fadli menekankan bahwa salah satu pilar utama revitalisasi ini adalah digitalisasi.

“Langkah ini krusial untuk pelestarian fisik naskah yang rapuh. Dengan digitalisasi, kita memudahkan akses penelitian tanpa merusak fisik naskah, sekaligus mendiseminasikan warisan intelektual Nusantara ke khalayak luas,” jelas Fadli Zon.

Baca juga:  Sekjen Kemenag RI Dijadwalkan Hadiri Penutupan Imlek 2572 Kongzili dan Cap Go Meh di TITD Kwan Sing Bio Tuban

Selain aspek teknis dan konservasi koleksi seperti arca, gamelan, dan Canthik Rajamala, Fadli Zon menyoroti pentingnya perubahan gaya penyampaian informasi di museum. Ia mendorong penerapan metode storytelling dan penataan koleksi yang lebih modern, serupa dengan standar Museum Nasional.


“Cara menarik anak muda adalah dengan memberikan sentuhan storyline dan penataan yang menarik. Museum memang menyimpan masa lalu, tapi museum juga menjadi jendela bagi kita untuk menatap masa depan,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Respati Ardi mengungkapkan bahwa bantuan dari Kementerian Kebudayaan akan difokuskan pada pembenahan infrastruktur museum agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk merevitalisasi dua museum utama di Surakarta, salah satunya adalah Museum Radya Pustaka. Ini menegaskan posisi Surakarta sebagai kota pariwisata dan budaya,” ujar Respati.

Baca juga:  Boyamin Desak Kejari Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Masjid Agung

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap warisan sejarah. Menurutnya, revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan strategi untuk menjadikan museum sebagai destinasi wisata edukasi yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan adanya dukungan dari Kementerian Kebudayaan ini, diharapkan museum-museum di Surakarta tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan benda mati, melainkan menjadi pusat literasi budaya dan edukasi yang hidup bagi generasi muda. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...