33.8 C
Semarang
Rabu, 6 Mei 2026

ASN Harus Gali Inovasi untuk Pelayanan Masyarakat




JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Sebanyak 177 CPNS tahun 2024 mengikuti Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Karanganyar tahun 2025 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/12).

Ketua BPSDMD Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, mengapresiasi program Bupati Karanganyar, Rober Christanto yang menggelora untuk ASN. Agar ASN melakukan transformasi dan inovasi dalam pemerintahan Kabupaten Karanganyar dan mendorong agar Aparatur Sipil Negara (ASN) Karanganyar mengedepankan pelayanan untuk masyarakat.

“Kita mengapresiasi acara ini yang diikuti peserta CPNS Karanganyar. Ini kerjasama BKPSDM Karanganyar dan BPSDMD Jateng, salah satunya kami bertugas sebagai lembaga pelatihan Jawa Tengah. Kami sudah terakreditasi A. Salah satu tugasnya adalah Latsar CPNS seperti ini. Ini juga untuk memastikan CPNS kita itu No titip-titip No jastip,” tegas Uswatun Hasanah.

Uswatun mengungkapkan sejumlah kelemahan dan menjadi tren di ASN baik PNS dan P3K. Menurutnya, ASN itu seringkali terlalu nyaman berada di zonanya. Karena sudah mendapatkan kepastian gaji dari pemerintah.

Baca juga:  Mulai 10 Februari, KRL Solo - Yogyakarta akan Beroperasi Normal

“Ini tolong diperhatikan, ASN itu biasanya terlalu nyaman di zonanya. Kerjo ra kerjo dibayar. Beda dengan swasta,” ungkapnya.

Dari sisi pelayanan publik. Lanjut dia, ASN tugasnya melaksanakan apa yang diharapkan masyarakat. Sehingga, pelayanan terbaik untuk masyarakat harus diutamakan.

“ASN harus bisa memberikan pelayanan terbaik. Keluhannya biasanya birokrasi belibet. Tugas kita memangkas itu. Gali inovasi di OPD. Agar pelayanan mudah,” ujar Uswatun.

Ia juga mengajak ASN bertransformasi pada digitalisasi. “Pola pikir kita harus terakselerasi AI. Menguasai teknologi dan bukan dikuasai, kemudian dikombinasikan dengan triangulasi data. Jangan asal comot rujukan,” tegasnya.

Disebutkan dia, core ASN Berakhlak itu berorientasi pada pelayanan. Sehingga, berdampak pada tuntutan masyarakat yang tinggi.

“Jangan sampai ASN memunculkan resistansi tinggi terutama di sosmed. Hati-hati bermedsos,” imbuhnya.

Baca juga:  Kongres Sampah di Klaten Rekomendasi Jalankan Tiga "NG"

Kepala BKPSDM Karanganyar, Farida Nuraini menjelaskan bahwa acara ini diikuti sebanyak 177 peserta CPNS. Dengan penambahan ini ASN Karanganyar berjumlah 8.813 orang.

“Dulu prajabatan ini sekarang Latsar. Materinya lengkap mulai dari Wawasan kebangsaan dan kedisiplinan. Ini sejak 1 Juni 2025, dan ini penutupan,” jelasnya.

Sejumlah inovasi sudah dilahirkan dari peserta, di antaranya inovasi face detection. Inovasinya untuk absen ASN itu dengan wajah dan harus berkedip.

“Ini sangat bagus. Absen ini jadi syarat agar mendapatkan tunjangan 30 persen dari TPP,” bebernya.

Dalam acara yang ditutup langsung oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto tersebut. Bupati mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Dan mendorong ASN bekerja dengan baik sebagai pelayan masyarakat.

“Terima kasih dan selamat bekerja. Jadilah pelayan masyarakat yang baik. Terus lakukan inovasi dan sesarengan mbangun Karanganyar,” pungkasnya. (yas/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...