JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Desa Purbayan, Kecamatan Baki, tumpah ruah oleh ribuan warga yang menghadiri puncak acara Purbayan Syawalan di Taman Ratu Maulidya, Baki, Sukoharjo, Senin (13/4).
Acara yang menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan ini berlangsung meriah dengan sajian 7.000 ketupat serta kehadiran tokoh-tokoh agama dan musisi nasional.
Tokoh masyarakat asli kelahiran Desa Purbayan, Tuntas Subagyo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan muara dari deretan agenda yang telah dilaksanakan sebelumnya, seperti pagelaran wayang, pengajian Nuzulul Quran, festival takbir, hingga lomba tilawatil quran.
“Alhamdulillah, malam ini adalah puncaknya. Tadi sore kami sediakan 7.000 ketupat untuk dinikmati bersama. Ini adalah upaya kami menciptakan kegiatan positif sekaligus mempererat kerukunan antarwarga,” ujar Tuntas.
Acara yang terbuka untuk umum ini dihadiri sekitar 90 persen warga dari tujuh dusun di Desa Purbayan. Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran K.H. Anwar Zahid, Habib Bidin, dan Ustaz Kelik GP. Lantunan selawat dari Majelis Azzahir serta penampilan grup band Aftershine berhasil memukau para jamaah dan tamu undangan yang hadir.
Tak hanya itu, panitia juga menyediakan 212 hadiah doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat. Berbagai hadiah mulai dari motor listrik, kulkas, hingga televisi dibagikan secara langsung. Sejumlah pejabat daerah, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, jajaran Forkopimda, hingga unsur TNI/Polri, turut hadir memenuhi undangan.
Di tengah kemeriahan acara, Tuntas Subagyo menyelipkan pesan moral mendalam melalui lagu berjudul ‘Stop War’. Langkah ini merupakan bentuk keprihatinan atas kondisi global yang saat ini tengah diwarnai berbagai konflik dan peperangan.
“Dunia sedang tidak baik-baik saja. Melalui lagu ini, kami ingin menyuarakan pesan damai agar peperangan segera berhenti,” tegasnya.
Tuntas berharap tradisi tahunan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun harmoni sosial. Ke depan, ia menargetkan skala acara yang lebih besar untuk menyerap antusiasme warga yang terus meningkat.
Acara Purbayan Syawalan ini pun nampak memuliakan seluruh warga dan jemaah dengan menyediakan giant screen di sejumlah titik, kursi, makan, minum dan snack.
“Insyaallah tahun depan target kita sediakan 10.000 ketupat untuk halalbihalal,” pungkasnya. (dea)















