29.3 C
Semarang
Rabu, 6 Mei 2026

Riuhfest 3×3 jadi Magnet Baru Ekonomi Kreatif Sport on the Mall




JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Perhelatan basket Riuhfest 3×3 yang berlangsung selama lima hari di Solo Paragon Mall resmi berakhir pada Minggu (3/5/2026). Kompetisi yang memadukan semangat olahraga dengan atmosfer pusat perbelanjaan ini sukses menciptakan fenomena baru yang disebut sport on the mall di Kota Solo.

Walikota Solo, Respati Ardianto, yang hadir langsung untuk menyerahkan penghargaan kepada para pemenang, mengapresiasi kreativitas penyelenggara. Ia menilai konsep ini tidak hanya memupuk jiwa kompetitif anak muda, tetapi juga menjadi dongkrak bagi pelaku ekonomi kreatif dan sport tourism di Solo.

“Saya senang sekali, ini fenomena baru. Sport tourism di Solo jalan, dan peserta ternyata banyak dari luar kota seperti Salatiga dan Semarang. Event ini sangat kreatif, kompetitif, sekaligus menghibur masyarakat,” ujar Respati.

Baca juga:  Dinilai Mampu Sejahterakan Petani, Komunitas Petani Kopi Inginkan Muhaimin jadi Presiden 2024

Creative Director Riuhfest 3×3, Abi Rama Setiadi, mengungkapkan bahwa kesuksesan di Solo ini menjadi modal kuat untuk ekspansi ke kota lain. Ia merencanakan kegiatan serupa di Yogyakarta pada September mendatang dengan konsep yang lebih meriah.

“Harapannya event ini kembali tahun depan dengan konsep yang lebih gaya. Kami juga berencana melakukan aktivasi di ruang terbuka atau jalanan yang sepi untuk diubah menjadi arena olahraga, seperti tren di luar negeri,” jelas Abi.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dan izin resmi dari Perbasi Solo sebagai upaya standarisasi regulasi basket 3×3.

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh pihak Solo Paragon Mall. Veronika Lahji selaku perwakilan manajemen mall mengakui adanya lonjakan jumlah pengunjung selama lima hari penyelenggaraan.

Baca juga:  Pemkab Sukoharjo Salurkan Santunan Kematian Rp 6 Miliar

“Kunjungan kami meningkat lebih banyak dari biasanya. Ke depannya, kami ingin membawa cabang olahraga lain seperti badminton ke dalam mall agar hiburan bagi pengunjung semakin bervariasi,” tutur Veronika.

Dalam acara Awarding, beberapa tim sukses naik ke podium tertinggi. Di kategori SMP Putri, tim Warrior berhasil keluar sebagai juara, sementara Knight 7 Semarang mendominasi di kategori SMP Putra. Untuk tingkat perguruan tinggi, tim Universitas Putri dari UIN Raden Mas Said sukses mengamankan posisi pertama.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi pemerintah dan pihak swasta untuk terus memanfaatkan ruang-ruang publik sebagai wadah kreativitas anak muda sekaligus penggerak roda ekonomi daerah. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...