30.3 C
Semarang
Rabu, 6 Mei 2026

Didominasi Risti, 754 Calhaj Sukoharjo Siap Berangkat ke Tanah Suci




JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Sebanyak 754 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Sukoharjo dijadwalkan mulai bertolak ke Tanah Suci pada 12 Mei 2026. Tantangannya cukup berat, dengan dominasi calon haji berisiko tinggi (risti).

Data menunjukkan angka yang cukup mencolok.  Pada Kloter 63 saja, tercatat 106 jamaah kategori risti berat dan 14 orang harus menggunakan kursi roda. Kondisi serupa terjadi di Kloter 64, di mana jamaah non-risiko hanya berjumlah 106 orang, kalah jauh dibandingkan gabungan jamaah risti ringan hingga berat.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, tidak menampik kekhawatirannya namun tetap optimis. Saat ditemui pada Rabu (6/5), ia memberikan pesan menyentuh bagi para jamaah yang memiliki keterbatasan fisik.

“Untuk yang risiko tinggi, semoga ada mukjizat. Kita semua berdoa agar semuanya diberikan kesehatan dan tidak ada kendala satu pun selama menjalankan rukun Islam kelima ini,” ungkap Etik dengan nada penuh harap.

Baca juga:  Kisah Maling Pergoki Maling, Berkomplot Bobol Konter HP

Mengantisipasi kondisi kesehatan jamaah yang rentan, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menerapkan aturan ketat. Jamaah kategori risti berat wajib memiliki pendamping yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi.

Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 64, Ahmad Hafidh, menegaskan bahwa tim medis dan petugas layanan ibadah telah melakukan mitigasi sejak dini. Mulai dari pemetaan riwayat kesehatan hingga penyediaan alat bantu fisik.

“Kami pastikan tidak ada jamaah yang berangkat tanpa pendamping jika masuk kategori risiko berat. Tim medis siaga 24 jam dan didukung oleh PHD untuk memberikan layanan ibadah maupun umum. Kuncinya adalah pendampingan yang melekat,” tegas Hafidh.

Keberangkatan tahun ini juga diwarnai cerita keberagaman usia. Semangat beribadah melintasi generasi terlihat dari sosok Maetza Kirana Azzahra (21), warga Kecamatan Baki yang menjadi jamaah termuda. Di sisi lain, keteguhan hati ditunjukkan oleh Miatin Maniyo (88) asal Kartasura yang menjadi jamaah tertua tahun ini.

Baca juga:  Pengedar Obat Daftar G di Wonogiri Ditangkap Polisi

Total 754 jamaah yang terdiri dari 750 jamaah reguler dan 4 PHD ini akan terbagi dalam beberapa kloter, yakni Kloter 33, 39, 49, 62, 63, dan 64 SOC. Sebagian jamaah dari Sukoharjo juga akan bergabung bersama jamaah asal Kabupaten Klaten dan Sragen untuk memenuhi kuota kloter reguler. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...