Tradisi Pedang Pora Lepas Enam Personel Purna Bhakti


JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO — Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti Lobby Mapolres Sukoharjo di Jalan Wandyo Pranoto, Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, Jumat (29/5/2026). Polres Sukoharjo menggelar upacara tradisi Pedang Pora dalam rangka ramah tamah wisuda purna bhakti dan pelepasan anggota Polri serta PNS yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Sukoharjo Ny. Dian Anggaito, serta seluruh personel Polres Sukoharjo.

Pada periode ini, terdapat enam personel yang resmi memasuki masa pensiun, yaitu AKBP (Purn) Pariastutik, S.H., Kompol (Purn) Sumardi, S.H., Kompol (Purn) Sugimin, S.H., Ipda (Purn) Sunarno, Ipda (Purn) Margono, serta PNS Penata Purwati.

Baca juga:  UNS Peduli Hibahkan Ambulans untuk Pemulihan Kesehatan di Aceh Utara

Dalam pesan pamitnya, AKBP (Purn) Pariastutik, S.H. menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan dari pimpinan dan seluruh rekan sejawat selama dirinya aktif berdinas di korps kepolisian.


“Saya memohon maaf apabila selama bertugas terdapat perkataan maupun perilaku yang kurang berkenan. Semua itu semata-mata demi kemajuan organisasi Polres Sukoharjo,” ungkap AKBP (Purn) Pariastutik.

Senada, Kompol (Purn) Sumardi, S.H. yang mewakili purnawirawan lainnya turut memohon doa restu agar setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat, mereka tetap dapat memberikan kontribusi positif sebagai warga negara yang baik.

Merespons pelepasan tersebut, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya atas loyalitas tanpa batas yang ditunjukkan oleh para wisudawan selama puluhan tahun mengabdi.

Baca juga:  Binmas Polri Programkan Warga Papua Balajar Peternakan di Karanganyar

Kapolres menekankan bahwa berhasil mencapai garis akhir masa dinas tanpa cacat merupakan sebuah prestasi yang tidak semua anggota Polri bisa raih.

“Pangkat pengabdian tidak bisa didapat begitu saja. Tidak semua anggota Polri dapat menyelesaikan dinas hingga purna tugas dengan baik. Maka dari itu, kita harus menjadikan beliau-beliau sebagai teladan,” tegas AKBP Anggaito Hadi Prabowo.

Sebagai simbol penghormatan terakhir dari institusi, acara ditutup dengan pemberian cinderamata yang dilanjutkan dengan prosesi gerbang pora. Langkah kaki para purnawirawan saat melewati hunjaman pedang para perwira muda menjadi momen emosional yang menandai berakhirnya masa bakti mereka bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...