JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi menutup Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 di Ruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Rabu (17/6).
Penutupan orientasi menjadi penanda lahirnya semangat baru aparatur sipil negara yang siap mengabdi, bekerja profesional, dan hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Karanganyar.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato, S.Sos., M.Si., Asisten Administrasi Umum Setda Karanganyar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Karanganyar, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karanganyar.
Selama mengikuti orientasi, para peserta dibekali pemahaman tentang nilai-nilai dasar ASN, budaya kerja pemerintahan, tata kelola organisasi, hingga penguatan karakter sebagai pelayan publik yang berintegritas.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato menegaskan bahwa menjadi PPPK bukan hanya soal memperoleh pekerjaan, melainkan tentang kesiapan memikul amanah dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat.
“Masyarakat menaruh harapan kepada setiap ASN. Karena itu, bekerjalah dengan hati, jaga integritas, tunjukkan disiplin, dan berikan pelayanan terbaik di mana pun saudara bertugas,” tegas Sekda.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti orientasi dengan baik serta mengucapkan selamat kepada peserta yang dinyatakan lulus. Bagi peserta yang belum memenuhi kriteria kelulusan, evaluasi yang diberikan diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.
Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan menuntut aparatur yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki etos kerja tinggi, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Orientasi PPPK menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam mencetak ASN yang berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK sebagai fondasi pelayanan publik yang berkualitas.
Dengan berakhirnya orientasi ini, para PPPK diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menjadi wajah pelayanan pemerintah yang humanis, profesional, dan solutif. Sebab kualitas birokrasi pada akhirnya diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
ASN yang hebat bukan yang sekadar hadir di kantor, tetapi yang kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (yas/rit)






