Tim Sepak bola CP Indonesia Lolos IFCPF World Cup 2026 di Amerika Serikat


JATENGPOS.CO.ID, SOLO — Tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia membidik target lolos dari fase grup dalam penampilan perdananya di ajang IFCPF World Cup 2026 yang akan berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, mulai 14 Oktober mendatang.

Berada di Grup C bersama Inggris, Jepang, dan Republik Irlandia, Garuda Merah Putih mewaspadai Inggris sebagai lawan terberat. Inggris saat ini berada di jajaran lima besar dunia dan mengandalkan kekuatan fisik serta postur tubuh. Meski demikian, tim pelatih dan pemain tetap optimis mampu bersaing, terlebih Indonesia pernah menundukkan Jepang di level Asia Oceania.

Guna mematangkan persiapan menuju Atlanta, sebanyak 27 pemain kini tengah menjalani pemusatan latihan di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca juga:  Penghuni Panti di Wonogiri Hanyut di Bengawan Solo

Pelatih tim sepak bola CP Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, menuturkan bahwa komposisi pemain kali ini disesuaikan dengan kebutuhan taktis, khususnya menambah kedalaman skuad untuk klasifikasi FT2 (hambatan sedang).


“Dari total pemain yang dipanggil, sebanyak 14 pemain utama akan didaftarkan ke piala dunia, sementara beberapa pemain tambahan turut diboyong sebagai langkah antisipasi cedera,” kata Yanuar Dhuma Ardhiyanto, Jumat (24/07).

Kondisi fisik para atlet pun terjaga prima berkat program latihan online monitoring yang dijalankan secara disiplin dalam dua bulan terakhir, sehingga latihan di Delingan kini bisa langsung difokuskan pada pemantapan taktik dan teknik.

Optimisme serupa disuarakan oleh kapten tim, Yahya Hernanda. Setelah mempelajari gaya permainan lawan lewat rekaman video, Yahya menilai karakteristik Inggris dan Irlandia mirip dengan Australia yang mengandalkan keunggulan fisik, namun secara teknik Indonesia dinilai mampu mengimbangi.

Baca juga:  Siswa SD Gelar Aksi Simpati Tragedi KRL Bekasi

“Persaingan sehat di pemusatan latihan diharapkan dapat makin mempererat chemistry dan soliditas tim sebelum bertolak ke Amerika Serikat,” kata Yahya.

Selain persaingan ketat di Grup C, piala dunia tahun ini juga menyajikan persaingan sengit di Grup A (Amerika Serikat, Belanda, Kanada, Skotlandia) dan Grup B (Australia, Spanyol, Brasil, Chile). Sebagai tim debutan, Indonesia menegaskan kesiapannya untuk memberi kejutan dan tidak sekadar menjadi tim pelengkap. (dea/rit)


TERKINI

Revitalisasi Pasar Kliwon Kudus Molor

Rekomendasi

...