TIMPORA Sragen Ketat Awasi Data 224 WNA di Wilayahnya


JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Sragen di Front One Hotel Sragen, Jumat (28/8/2026).

Pertemuan ini digelar untuk memperkuat sinergi data dan pertukaran informasi antarinstansi terkait keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Sragen.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Surakarta, Bakesbangpol, Polres, Kodim, Kejari, Dinas Tenaga Kerja, hingga instansi vertikal terkait lainnya.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Raden Vidiandra Adikoesoema, memaparkan pentingnya penerapan Selective Policy, deteksi potensi kerawanan, serta pemanfaatan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) oleh pengelola penginapan dan optimalisasi Program Desa Binaan Imigrasi.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Elpiji di Soloraya

Tercatat, saat ini ada 224 WNA yang memegang izin tinggal di Kabupaten Sragen. Rinciannya meliputi 49 pemegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK), 161 Izin Tinggal Terbatas (ITAS), dan 14 Izin Tinggal Tetap (ITAP). Selain itu, data Disnaker Sragen mencatat ada 98 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di wilayah tersebut.

Guna menyelaraskan perbedaan data antarinstansi, anggota TIMPORA memfokuskan penguatan komunikasi cepat. Selain memanfaatkan Layanan Data Keimigrasian (LDK), pertukaran informasi kilat juga disepakati melalui grup perpesanan instan WhatsApp secara intensif.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menegaskan pengawasan WNA tak bisa dilakukan Imigrasi sendirian, melainkan butuh kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga:  Sebanyak 2.432 Peserta Lolos SNBP UNS 2026, Ini Daftar Prodi Terfavorit

“Dibutuhkan data yang akurat, informasi yang cepat, dan koordinasi yang aktif antarinstansi. Dengan sinergi yang kuat, kita pastikan aktivitas WNA sesuai ketentuan sekaligus menjaga keamanan wilayah Sragen. Ini bagian dari semangat imigrasi untuk rakyat yang terus digaungkan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko,” tegas Bisri. (dea/bis)


TERKINI

Rekomendasi

...