JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan kepada 1.500 ustadz, ustadzah, dan marbot masjid se-Kabupaten Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Rabu (9/9). Penyaluran bantuan ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi para pegiat keagamaan dalam membangun syiar Islam di wilayah tersebut.
Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo, Sardiyono, menjelaskan bahwa penyaluran ini mencakup dua program unggulan, yakni Sukoharjo Taqwa dan Sukoharjo Makmur. Pada program Sukoharjo Taqwa, bantuan yang disalurkan berupa uang tunai senilai Rp250.000 serta beras 5 kilogram untuk tiap penerima, dengan total anggaran mencapai Rp483.000.000.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan Baznas atas dedikasi para ustadz, ustadzah, serta marbot masjid dalam membangun kehidupan keagamaan di Kabupaten Sukoharjo,” terang Sardiyono.
Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih setinggi-tingginya kepada para pengajar agama dan marbot masjid. Menurutnya, bantuan dari hasil amanah para muzaki tersebut bukanlah upaya untuk “membayar” jerih payah, melainkan bentuk tali asih, wujud penghormatan, dan tanda cinta pemerintah bersama Baznas.
“Pengabdian panjenengan tidak akan pernah bisa ditukar dengan materi. Kenyamanan setiap warga Sukoharjo yang bersujud di masjid tidak lepas dari tetesan keringat dan keikhlasan para marbot yang bangun paling awal untuk memastikan rumah ibadah tetap suci dan bersih,” ungkap Sapto.
Selain bantuan untuk tokoh keagamaan, pada momentum yang sama Baznas Sukoharjo juga meluncurkan langkah strategis melalui program Sukoharjo Makmur. Bekerja sama dengan BUJP PT Surya Artha Wiguna, Baznas memfasilitasi Pelatihan Z-Security/Satpam kualifikasi Garda Pratama bagi 80 orang peserta dengan total bantuan sebesar Rp348.000.000.
Melalui akumulasi bantuan sebesar Rp831 juta dari kedua program tersebut, Pemkab Sukoharjo berharap sinergi bersama Baznas dapat terus memperkuat kehidupan spiritual sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Baznas Provinsi Jawa Tengah, Sekda, Asisten Setda, pimpinan OPD, hingga para camat se-Kabupaten Sukoharjo. (dea/rit)




