2.250 Atlet Ikuti The 1st Muhammadiyah Games 2026




JATENGPOS.CO.ID, SOLO — Gelaran The 1st Muhammadiyah Games 2026 resmi menunjuk Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai tuan rumah untuk cabang olahraga (cabor) pencak silat Tapak Suci. Penyambutan megah bagi para atlet lintas provinsi tersebut dipusatkan di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.

Ketua Panitia The 1st Muhammadiyah Games, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh UMS. Ia memaparkan, ajang perdana yang berlangsung pada 14-19 Mei 2026 ini mempertandingkan enam cabor resmi, yakni pencak silat, bola voli, atletik, panahan, bulu tangkis, dan tenis meja, serta satu cabor festival. Kompetisi tersebar di tiga kota besar: Yogyakarta, Solo, dan Purwokerto.

“Total peserta secara umum mencapai kurang lebih 2.250 orang. Penggunaan nama ‘Muhammadiyah Games’ ini sengaja dipilih karena kami memiliki visi jangka panjang agar ajang ini bisa setara dengan SEA Games atau Asian Games, dengan melibatkan warga Muhammadiyah dari luar negeri,” ungkap Nur Subekti.

Baca juga:  Polres Wonogiri Tangkap Tukang Pijat Nyaru Dukun Pengganda Uang, Ngaku Bisa Gandakan Uang Lima Kali Lipat

Merespons antusiasme tersebut, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., langsung memberikan angin segar bagi para atlet, khususnya yang masih duduk di bangku SMA atau sederajat. UMS berkomitmen penuh untuk menghargai prestasi kader persyarikatan.

“Bagi kalian yang berhasil mendapatkan medali dalam ajang ini, akan saya berikan prioritas khusus untuk diterima sebagai mahasiswa baru UMS tanpa tes. Kami juga menyiapkan skema dari 11 jenis beasiswa yang tersedia di UMS,” tegas Harun Joko Prayitno.

Harun juga mendorong agar ke depan, sistem kepesertaan dibuat lebih inklusif dan terbuka bagi masyarakat luas melalui jalur olahraga. Kepada para atlet, ia menitipkan tiga pesan penting menjaga profesionalitas sebagai ibadah, menyelaraskan kekuatan fisik dengan iman dan akhlak, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan tuntas.

Dari enam cabor yang ada, pencak silat sukses menyedot perhatian dengan menjadi salah satu cabor dengan jumlah pendaftar paling membeludak.

Baca juga:  Kunjungi Pabrik MakanKu, Wagub Sumatera Utara dan Sultan Djorghi Kagumi Strategi Bisnis Puspo Wardoyo

Tercatat sebanyak 694 peserta dari 33 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Pimda) dan 43 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) memadati arena. Kontingen terjauh bahkan datang dari Sorong, Papua Barat Daya.

Kepercayaan besar sebagai pelaksana teknis pertandingan ini dimandatkan penuh kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci UMS. Person In Charge (PIC) pertandingan, Ulin Niam Annashir, menyebutkan bahwa kematangan timnya telah ditempa lewat berbagai event nasional terdahulu seperti POMNAS dan Pra-PON.

Meskipun sempat menghadapi tantangan teknis berupa kendala komunikasi jarak jauh dan sistem pendaftaran digital dari beberapa daerah, kepanitiaan yang telah disiapkan sejak awal Maret 2026 ini berhasil mengatasinya dengan pelayanan prima.

Ke depan, UKM Tapak Suci UMS berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi mendalam demi menjaga mutu pelayanan pada ajang-ajang olahraga internasional yang akan datang. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...