JATENGPOS.CO.ID,BOYOLALI — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono melakukan pelatakkan baru pertama (groundbreaking) pembangunan VIP Room Lapangan Udara (Lanud) TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Kamis, 21 Mei 2026.
Pembangunan tersebut untuk mempercantik salah satu gerbang masuk ke wilayah Jawa Tengah, khususnya untuk kedatangan para pejabat negara dan tamu VVIP melalui jalur udara. Sebab, kondisi dan fasilitas VIP Room Lanud Adi Soemarmo terkini sudah tidak memadai untuk mendukung dinamika pelayanan kenegaraan yang terus berkembang.
Gedung VIP Room baru tersebut ditingkatkan dengan luas 2.013 m², lima kali gedung sebelumnya yang hanya sekitar 400 m². Pembangunan itu ditargetkan selesai pada Desember 2026, dengan anggaran Rp12,6 miliar bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2026.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, pintu masuk ke Jawa Tengah melalui jalur udara ada dua tempat, yaitu melalui Solo dan Semarang. Kedua bandara di tempat tersebut juga sudah berstatus internasional. Maka dari itu, fasilitas pendukung seperti VIP Room di Lanud Adi Soemarmo perlu ditingkatkan sebagai simbol dan representasi dari wajah keramahtamahan dan kemajuan Jawa Tengah.
“Ini tidak hanya kebanggaan Lanud Adi Soemarmo saja, tetapi juga simbol Provinsi Jawa Tengah, maka kita perbaiki. Nanti tamu negara dan tamu VVIP bisa diterima di VIP Room ini,” katanya usai peletakan batu pertama.
Terlebih, Bandara Adi Soemarmo telah dijadikan bandara internasional khusus haji dan umroh. Karenanya, kolaborasi antara Pemprov Jateng dengan TNI Angkatan Udara sangat diperlukan untuk memperbaiki lokasi tersebut.
“Jadi ini akan meningkatkan kegiatan kita seperti layanan haji dan umroh. Mau tidak mau ini harus kita perbaiki fasilitasnya selaras dengan perkembangan wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.
Sebagai salah satu gerbang masuk ke Jawa Tengah, Lanud maupun Bandara Adi Soemarmo sudah terkoneksi langsung dengan tol Trans Jawa.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono mengatakan,rencana pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo sebenarnya sudah dikemukakan beberapa tahun silam. Sebab, terakhir renovasi VIP Room dilakukan pada tahun 2016.
Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, maka tahun 2023 terjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyiapkan pembangunan VIP Room baru.
“Saya berterima kasih bahwa kegiatan pembangunan VIP Room ini diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah, terima kasih atas dukungannya. Mari kita sama-sama kawal. Insyaallah akhir Desember tahun ini sudah jadi dan nanti kita resmikan penggunaannya,” katanya.
Menurut Harjono, pembangunan VIP Room yang representatif sangat diperlukan di setiap bandara atau landasan udara. Setiap berkunjung ke suatu daerah, wajah dari identitas dan kemajuan daerah itu selalu terlihat dari kondisi bandara dan fasilitasnya termasuk VIP Room.
“Solo ini salah satu pintu masuk Jawa Tengah. Kita ingin menunjukkan bagaimana Jawa Tengah dengan keramahtamahan dan budayanya. Pembangunan VIP Room untuk melayani tamu kenegaraan dan VVIP yang datang ke wilayah Jawa Tengah khususnya masuk ke Solo,” ujarnya. (ucl)













