Dekranasda Kudus Gandeng Bank Jateng Pacu Daya Saing UMKM


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus terus bergerak cepat dalam menekan angka kemiskinan melalui jalur pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui Talkshow Motivasi Kewirausahaan bagi Pelaku UMKM, di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung C, Senin (14/9). Kegiatan ini hasil kolaborasi strategis antara Dekranasda Kudus dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng.

Ketua Dekranasda Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Bupati Kudus dalam program penanggulangan kemiskinan daerah.

‘’Pelatihan untuk UMKM ini adalah salah satu instruksi dari Pak Bupati dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Kudus,’’ ujar Endhah.

Disisi lain, sebagai upaya menjawab tantangan zaman, Dekranasda Kudus telah menyiapkan strategi pemasaran ganda (hybrid) bagi para pelaku usaha. Baik secara luring (offline) maupun daring (online). Endhah menjelaskan, infrastruktur pendukung telah siap digunakan untuk menampung produk lokal.

‘’Kami sudah punya Galeri Dekranasda untuk marketing secara offline. Untuk online, kami menyediakan website resmi demi memperluas jangkauan pasar produk UMKM lokal,’’ tambahnya.

Baca juga:  UNIBA Surakarta Sambut Ribuan Mahasiswa Baru Lewat PKKMB 2025

Selain masalah pasar, Dekranasda juga menyoroti pentingnya aspek legalitas usaha yang sering kali diabaikan pelaku UMKM,’’Banyak di antara mereka yang belum punya izin resmi. Karena itu, kami turun tangan membantu pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga pengurusan Sertifikat Halal,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kudus, Satria Agus Himawan, merinci bahwa pelatihan intensif ini diikuti oleh 45 peserta pilihan. Meliputi 20 pelaku UMKM Kuliner, 15 pelaku UMKM Ekonomi Kreatif (Ekraf), dan 10 pelaku UMKM Fesyen.

‘’Kami fasilitasi promosi daring di situs resmi Dekranasda. Lengkap dengan foto produk, alamat, serta nomor kontak agar pembeli bisa terhubung langsung,’’ kata Satria.

Pelatihan dan talkshow ini dirancang secara komprehensif selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 September 2026. Setiap harinya, peserta dijejali materi berbobot dari para pakar dan instansi terkait.

Baca juga:  5.871 Orang Pasien COVID-19 di Boyolali Dinyatakan Sembuh

Hari pertama, 14 September, Pelatihan Finansial dan Manajemen Modal oleh Bank Jateng, disusul materi Legalitas Berusaha oleh DPMPTSP Kudus, dan ditutup motivasi dari Ketua Dekranasda.

Hari Kedua, 15 September, Workshop Sertifikasi Halal dari BPJPH Kudus serta pelatihan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh Bapperida Kudus. Hari Ketiga, 16 September, Workshop Digitalisasi UMKM oleh praktisi ekraf Chakalica Widyadipraja, serta teknik pengemasan (packaging) dan desain produk oleh Asih Setyowati (Desainer Grafis & Pengajar SMK RUS).

Sebagai ujian sekaligus panggung pembuktian, usai pelatihan ini seluruh peserta akan langsung diterjunkan dalam Kudus Expo UMKM 2026. Pameran akbar tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–20 September 2026 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, yang juga menjadi bagian dari kemeriahan Hari Jadi ke-477 Kota Kudus. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...