26 C
Semarang
Jumat, 12 Desember 2025

Sanggar SKWL Nusantara, Beri Ruang Generasi Muda Boyolali Lestarikan Budaya

JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Di tengah gempuran budaya modern, sebuah inisiatif mulia hadir dari seorang seniman di Boyolali. Ki Gondo Wartoyo, dalang muda asal Tegalgiri, Nogosari, membangun sebuah sanggar budaya bernama Sanggar Sedulur Keluarga Wartoyo Langgeng (SKWL) Nusantara.

Sanggar ini didirikan untuk melestarikan kesenian tradisional dan mengenalkannya secara gratis kepada generasi muda.
Peletakan batu pertama sanggar yang berada di lahan seluas 3.000 meter persegi ini dilakukan bertepatan dengan ulang tahun Ki Gondo Wartoyo ke-46 pada Selasa (9/9).

“Bertepatan dengan ulang tahun saya, kita lakukan peletakan batu pertama pembangunan joglo Sanggar SKWL Nusantara. Dan untuk belajar di sini semua gratis,” ujar dalang kelahiran 9 September 1979 itu.

Sanggar SKWL Nusantara, yang secara resmi sudah berdiri sejak 9 September 2022, akan menjadi pusat berbagai kegiatan seni tradisional. Mulai dari seni pedalangan, sinden, karawitan, ketoprak, hingga kesenian lainnya bisa dipelajari di sini.

Baca juga:  Pertahankan Akulturasi Budaya, 620 th Napak Tilas Laksamana Cheng Ho

Untuk menjamin kualitas pengajaran, Ki Gondo Wartoyo akan mendatangkan pembimbing dari dosen dan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.

Fasilitas pendukung di sanggar ini pun sangat lengkap, mencakup gamelan, wayang, sistem suara, lampu panggung, dan dekorasi bernuansa Jawa. Selain itu, sanggar ini juga berfungsi sebagai tempat jual beli alat-alat kesenian, seperti gamelan dan wayang yang terbuat dari perunggu, kuningan, atau besi.

Sebagai daya tarik tambahan, di dalam area sanggar juga terdapat Café Wayang, sebuah tempat santai yang dirancang khusus untuk anak muda. Kehadiran kafe ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda agar merasa lebih dekat dengan budaya Jawa.

Untuk terus menghidupkan kegiatan seni, Ki Gondo Wartoyo berencana mengadakan pagelaran wayang rutin setiap bulan. Pementasan ini akan digelar setiap Rabu Wage, bertepatan dengan hari kelahirannya. Para dalang dari Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) dari berbagai daerah juga akan turut memeriahkan acara tersebut.

Baca juga:  Benteng Pendem Ambarawa Kini Megah dan Indah, Pengelola Diingatkan agar Maksimalkan Potensi

Ki Gondo Wartoyo adalah putra dari pasangan Gondo Kanidi dan Parmi. Ia telah mendalami dunia pedalangan sejak tahun 1994 dan sering tampil di berbagai daerah di Jawa maupun luar Jawa. Melalui Sanggar SKWL Nusantara, ia tidak hanya mewariskan ilmu, tetapi juga menanamkan kecintaan pada seni dan budaya kepada generasi penerus. (dea/rit)



TERKINI

NPL Jateng Naik ke 5,5 Persen


Rekomendasi

...