Dari 2 Juta ke 100 Juta Pound


JATENGPOS.CO.ID,  BRIGHTON – Pemain-pemain dalam skuad Brighton & Hove Albion laris manis usai pencapaian positif pada musim 2022-2023 di bawah arahan Roberto De Zerbi. Menyusul kepergian Alexis Mac Allister adalah gelandang Brighton lainnya, Moises Caicedo.

Pemain berusia 21 tahun sempat berpamitan dengan rekan setimnya di Brighton pada Januari lalu, tetapi transfernya ke Arsenal tak terealisasi. Kini pada bursa transfer musim panas 2023, Caicedo tetap jadi komoditas panas.

Tidak hanya Arsenal, Manchester United hingga Chelsea turut mengincarnya. Chelsea arahan Mauricio Pochettino sangat menginginkannya, melihat Caicedo sebagai pengganti ideal untuk N’Golo Kante yang pergi ke Al Ittihad.

Akan tetapi tidak akan mudah merekrut Caicedo, sebab Brighton membanderolnya tinggi hingga mencapai 100 juta poundsterling. Melihat harga tersebut pakar transfer, Dean Jones, turut membicarakannya.


Baca juga:  Demi Al-Nassr

Kala berbicara kepada Give Me Sport, Jones menilai harga 100 juta poundsterling untuk Caicedo sangatlah tidak masuk akal, apalagi menurutnya dua tahun lalu Caicedo dapat dibeli sebesar 4 juta poundsterling.

“Saya pikir, pertama-tama, kami telah belajar bahwa Anda harus memperlakukan Brighton dengan hormat dan tentunya tidak memperburuk situasi dengan datang dengan tawaran yang Anda tahu tidak akan diterima,” tutur Jones.

“Itulah pelajaran pertama yang harus dipelajari bersama Brighton. 100 juta poundsterling terlalu besar, sangat besar. Ini adalah pemain yang telah menjalani satu musim penuh di Premier League. Benar-benar keterlaluan bahwa Anda akan menghabiskan 100 juta poundsterling untuk seorang pemain yang dua tahun lalu, Anda bisa membelinya seharga 4 juta poundsterling,” terangnya.

Baca juga:  Seperti di Rumah Sendiri

Harga itu juga sudah melebihi banderol di Transfermarkt sebesar 75 juta euro. Inflasi harga pemain bukan hal baru lagi, khususnya setelah Paris Saint-Germain (PSG) menebus Neymar dari Barcelona pada 2017 sebesar 222 juta euro. (bls/riz)


TERKINI

Rekomendasi

...

Rakorda Esport Indonesia (ESI) 2022 : Esport...

Bantah Konflik dengan De Bruyne

Anak Johan Cruyff Jadi Penasihat Teknis PSSI

Ujian Kedua Nistelrooy

Banting Stir, Pogba Main Film