30.9 C
Semarang
Sabtu, 2 Mei 2026

Penerimaan APBN Jateng Tembus Rp26,39 Triliun




JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Penerimaan APBN Jawa Tengah sampai dengan 31 Maret 2024 berhasil mencapai Rp26,39 triliun atau 22,04% dari target yang ditetapkan di tahun ini. Adapun realisasi belanja APBN mencapai Rp26,95 triliun atau 24,36% dari pagu.

Hal tersebut dikatakan, Tri Wahyuningsih Retno Mulyani, Kepala Perwakilan Kemenkeu Jawa Tengah, dalam rapat ALCo yang digelar secara daring, pada Jumat (26/4/2024).

Menurutnya, secara umum, perkembangan kinerja Fiskal Regional, khususnya APBN pada Triwulan I/2024 mencatatkan kinerja yang baik. Adapun penerimaan masih tumbuh positif didukung kinerja kegiatan ekonomi yang baik.

Dijelaskan, penerimaan Perpajakan terdiri dari penerimaan Pajak dan Kepabeanan dan Cukai, tercatat penerimaan Pajak sebesar Rp10,16 triliun (18,86% dari target) dan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp14,34 triliun (23,59% dari target). Realisasi PNBP mencapai sebesar Rp1,89 triliun (37,03% dari target), secara nominal tumbuh 3,99% (y-on-y).

Baca juga:  Mitigasi Risiko dan Tantangan Global, Pemerintah Terus Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

“APBN 2024 di Jawa Tengah dapat terjaga kuat dan sehat turut dipengaruhi dari realisasi belanja negara yang semakin berkualitas dengan memastikan bahwa setiap rupiah dari APBN ini bermakna bagi masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkan, realisasi Belanja K/L telah mencapai Rp9,33 triliun (22,37% dari pagu), secara nominal nilai ini tumbuh 46,85% (y-on-y). Hampir seluruh jenis belanja secara nominal tumbuh, hanya belanja Modal yang masih terkontraksi sebesar 41,44%.

“Sedangkan pada APBD, pendapatan daerah di Jawa Tengah sampai dengan 31 Maret 2024 sebesar Rp23,36 triliun (20,81% dari target) tumbuh Rp1,53 triliun atau 7,02% (y-on-y),” imbuhnya.

Sementara, realisasi TKD mencapai Rp17,63 triliun (25,57% dari alokasi pagu) yang mengalami kenaikan sebesar Rp1,09 triliun atau 1,62% (y-on-y).

Baca juga:  Jelang Ramadhan, Indofood Tingkatkan Produksi Mie Instan

“Hal ini mengindikasikan bahwa dukungan APBN kepada APBD melalui Transfer ke Daerah (TKD) meningkat,” tukasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil DJPb Jawa Tengah, Muhdi; Kepala Kanwil DJP Jateng I, Max Darmawan; Kepala Kanwil DJP Jateng II, Slamet Sutantyo; Kepala Kanwil DJBC Jateng dan DIY, Akhmad Rofiq; serta Local Expert Jawa Tengah, Wahyu Widodo.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...

Galaxy S25 FE Hadir dengan Galaxy AI,...

70 Desa di Sekeliling Danau Toba Terlayani...

Mengenal ABC Stories, 3 Lini Produk Mobil...

Pertamina Lepas Liar 813 Ekor Penyu

Investasi Hulu Migas 2023 Meningkat 13%