30 C
Semarang
Sabtu, 28 Februari 2026

Saat Ning Nawal Berbagi Semangat dengan Anak Panti Sosial

JATENGPOS. CO. ID, BOYOLALI – Perhatian Ketua TP PKK Jateng Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S. I, kepada panti asuhan luar biasa. Seperti yang dilakukan kepada para penghuni Panti Pelayanan Sosial Anak Pamardi Utomo Boyolali, Jumat (25/7/2025).

Istri Wakil Gubernur Taj Yasin tersebut memberi semangat kepada anak-anak, agar tidak berkecil hati meski hidup di panti.

Menurutnya, di Panti Pelayanan Sosial Anak Pamardi Utomo Boyolali ada sekitar 80 anak, terdiri atas anak sekolah dasar (SD), SMP, dan SMA. Bersama Nawal, anak-anak berdialog.

“Kami berdialog. Di antaranya mereka bertanya bagaimana menumbuhkan kepercayaan diri. Mereka punya keterbatasan. Mereka tanya juga kiat sukses, bagaimana bisa mendapatkan pekerjaan layak,” ungkap Ning Nawal, panggilan akrabnya di lokasi kegiatan.

Baca juga:  Kalbe Dukung UMKM Lebih Kreatif, Gelar Workshop UMKM Anti Nanggung

Nawal menilai dari jalannya dialog dalam kegiatan, terlihat anak -anak dengan bakat yang dimiliki masing-masing. Ada yang memiliki bakat olahraga, seni, tertarik pada teknologi, dan lainnya.

Anak-anak juga antusias mengikuti dialog karena memiliki ketertarikan tinggi, terhadap bagaimana dengan perkembangan mereka di masa depan nanti.

Nawal pun yakin, mereka adalah generasi optimistis akan masa depan yang cerah. Tinggal saat ini, mereka harus bisa memanfaatkan waktu belajar dengan baik. Termasuk, mengasah kemampuannya biar lebih baik.

“Saya yakin, kalau mereka gali potensi apa, sisi kelebihan kita tingkatkan skill-nya, akademiknya, bisa sekolah baik, vokasi dilatih agar dapat pekerjaan yang baik. Misalnya minat olahraga. Menurutnya saya, ini potensi yang menumbuhkan rasa kepercayaan diri yang tinggi,” ucap Nawal.

Baca juga:  Kementerian PUPR Matangkan Penataan Koridor Ngarsopuro Solo

Seorang anak panti, Muhamad Lintang Ramadan, mengaku dia senang mengikuti kegiatan itu. Apalagi, masukan dan pandangan dari istri wakil gubernur, yang dinilai mampu menyemangati anak-anak.

“Dapat motivasi agar tidak mengucilkan diri. Di lingkungan masyarakat agar tidak mengucilkan diri, karena anak panti, orang tuanya tidak ada, kita harus tetap semangat,” kata Lintang.

Ia juga senang mendapatkan bantuan berupa tas, buku, dan berbagai alat sekolah. Bantuan itu bisa menunjang pendidikannya saat ini.(*/jan)



TERKINI

Rekomendasi

...