30 C
Semarang
Selasa, 13 Januari 2026

OJK Luncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam dan Keuangan Ilegal

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) meluncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Kampanye ini digelar untuk memperkuat pelindungan masyarakat, meningkatkan kewaspadaan publik, serta menegaskan komitmen otoritas, kementerian/lembaga, dan industri jasa keuangan dalam menghadapi maraknya penipuan digital serta praktik keuangan ilegal.

Peluncuran dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, bersama sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kepala Eksekutif OJK, Friderica Widyasari Dewi; Kepala Eksekutif OJK, Hasan Fawzi; Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid; Kepala BNPT, Eddy Hartono; Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana; Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi; serta Ketua AFTECH, Pandu Sjahrir.

Mahendra Siregar menegaskan, kampanye nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat di tengah meningkatnya kasus penipuan digital.

Baca juga:  LG Mantapkan Posisi Penyedia Solusi Penyejuk Ruangan

“Keberhasilan memberantas scam hanya bisa dicapai melalui sinergi yang kuat, literasi yang luas, dan komitmen ekosistem. Kita ingin membangun ekosistem keuangan yang lebih aman, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan Indonesia Anti-Scam Center (IASC) hingga 17 Agustus 2025, tercatat 225.281 laporan scam telah masuk. Dari jumlah itu, 139.512 laporan berasal dari korban melalui pelaku usaha, sementara 85.769 laporan diterima langsung oleh IASC. Sebanyak 359.733 rekening telah diverifikasi dan 72.145 di antaranya diblokir. Total kerugian korban mencapai Rp4,6 triliun, dengan Rp349,3 miliar dana berhasil dibekukan.

Friderica Widyasari Dewi menekankan, pentingnya literasi publik sebagai benteng utama melawan penipuan. Menteri Komdigi, Meutya Hafid menambahkan, kesadaran masyarakat tetap penting agar dapat melindungi diri dan segera melapor bila menjadi korban.

Baca juga:  All New BeAT Tingkatkan Fokus dan Konsentrasi #Cari_Aman

Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi juga menegaskan, pentingnya laporan cepat dari masyarakat, sementara Kepala BNPT Eddy Hartono, menyoroti keterkaitan scam dengan pendanaan terorisme.

Ketua AFTECH Pandu Sjahrir menyebut kampanye ini sebagai terobosan penting menghadapi persoalan sosial besar yang ditimbulkan penipuan digital.

Kampanye nasional ini menekankan upaya pencegahan melalui edukasi, percepatan penanganan laporan, penegakan hukum, serta kolaborasi internasional. Sebagai bagian dari rangkaian acara, juga digelar Seminar Internasional “Preventing and Combating Financial Scams” dengan menghadirkan pembicara dari Singapore Police Force Anti-Scam Command serta United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC). Melalui forum ini, Indonesia berupaya memperluas kerja sama global dan mengadopsi praktik terbaik dalam memberantas kejahatan lintas negara.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...