JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Semarang kembali menorehkan prestasi melalui generasi mudanya. Salah satu siswa SMAN 4 Semarang, Aylanara Ardananta, terpilih sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan 2025 untuk mewakili Kota Semarang di tingkat provinsi.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, menyebut, ajang ini bertujuan mendorong keterlibatan generasi muda dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Duta muda yang terpilih nantinya akan melahirkan figur inspiratif dan komunikatif yang berperan sebagai agent of change, menyampaikan pesan edukasi dan promosi JKN di sekolah, komunitas, maupun masyarakat luas,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Mita Wahyuni, guru pendamping sekaligus wali kelas Ayla, merasa bangga atas capaian siswanya. Menurutnya, Ayla menunjukkan prestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di luar sekolah.
“Kami mempersiapkan melalui berbagai referensi perlombaan dan support orang tua sebagai support system terbaik,” ungkapnya.
Mita menekankan pentingnya generasi SMA memahami Program JKN sejak dini. Selain menyadarkan mahalnya biaya pelayanan kesehatan, siswa juga perlu memahami prinsip gotong royong yang menjadi dasar JKN.
“Saya berharap seluruh lapisan masyarakat baik di kota maupun desa sudah memiliki jaminan kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ayla mengaku bangga mendapat kepercayaan sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan. Ia menilai generasi muda perlu mengenal lebih dekat Program JKN karena berperan penting bagi masa depan bangsa.
“Kesehatan itu investasi terbaik. Dengan JKN, kita menjaga diri sekaligus membantu orang lain serta membentuk generasi emas Indonesia,” ujarnya.
Ayla juga mengungkapkan kesadarannya bahwa banyak masyarakat belum memahami sepenuhnya peran JKN dan BPJS Kesehatan. Untuk itu, ia berinisiatif membuat konten edukasi di media sosial seperti Instagram dan TikTok agar informasi lebih mudah diterima.
“Kami juga rutin sharing ilmu di sekolah, karena sebenarnya kita bisa kok berbagi pengetahuan dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami,” jelasnya.
Bagi Ayla, penghargaan ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga amanah untuk memberi manfaat bagi lebih banyak orang. Ia pun menutup dengan harapan agar Program JKN terus berkelanjutan.
“Satu kata untuk JKN, terbaik. Saya bersyukur atas dukungan keluarga, sekolah, dan teman-teman,” tutupnya.(aln)







