33.1 C
Semarang
Kamis, 14 Mei 2026

Seminar Nasional di UNW: AI Tingkatkan Perekonomian hingga Layanan Kesehatan




UNGARAN. JATENGPOS.CO.ID- Ekosistem AI terintegrasi tanpa disadari telah mengubah perilaku masyarakat sehari-hari. Kreatifitas dibutuhkan untuk menjadikan teknologi AI semakin berkembang sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.

Pemaparan tersebut disampaikan Prof Mutamimah saat menjadi narasumber Seminar Nasional, Pagelaran Riset Inovasi Sains Mahasiswa dan Akademisi “Membangun Ekosistem AI Terintegrasi: Perspektif Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan, Teknologi, Humaniora dan Hukum” diadakan
LPPM Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran di aula kampus setempat, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, tanpa disadari aplikasi belanja seperti Tokopedia dan Shopie yang banyak dipakai terintegrasi dengan AI. Awalnya menyediakan aplikasi layanan yang jika orang memakainya, kemudian AI akan menawarkan produk seusia perilaku dan kesukaan pengguna.

“Betapa AI sangat kreatif membaca perilaku para pengguna dengan menawarkan produk sesuai kebutuhannya. Dengan begitu memudahkan orang mengambil keputusan membeli produk yang ditawarkan. Itu hebatnya AI terintegrasi mampu mengubah perilaku kita,” ujar Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang ini.

Baca juga:  Satlinmas Noborejo Punya Skill Tanggulangi Bencana

AI terintegrasi membaca perilaku pengguna dari kebiasaan mengulang-ulang konten yang dicari. Pengembangan AI jika terjadi demand maka akan meningkatkan potensi petumbuhan ekonomi nasional. Mengikuti hukum ekonomi jika penawaran naik, tenaga kerja naik pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat.

“Kreatifitas mengoperasikan ekosistem AI menggerakkan rangakian berbagai komponen mendukung satu sama lain. Potensi menggerakkan ekonomi. Perguruan Tinggi harus berperan meningkatkan pemanfaatan AI serta keunggulan-keunggulannya,” ujarnya.

Bagaimana sikap kita terhadap AI? Menurut Prof Mutamimah sebagai alat bantu memproses data yang dibutuhkan. Data dari AI harus disusun untuk menentukan keputusan. Memanfaatkan sebagai kontribusi pengembanhan kemajuan yang memiliki peran strategis.

Pameran fashion baju pengantin di stand Program Studi S1 Pendidikan Vokasional Desain Fashion UNW Ungaran. FOTO:MUIZ/JATENGPOS

Narasumber dari akademika kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Prof Heru Agus Santoso menjelaskan pemanfaatan AI mampu memajukan layanan kesehatan melalui Resppnsible AI.

“Secara aplikasi membantu pelayanan kesehatan. Seperti diterapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang punya sistem aplikasi Mentari Nusantara melaui AI dapat mendeteksi kondisi pasien. Kemudian sistem aplikasi Papandayan untuk mendeteksi kondisi lingkungan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan,” ujar Dekan Fakultas Teknik Udinus ini.

Baca juga:  Bupati Menyerahkan Klaim Asuransi BPJS Ketenagakerjaan di Kecamatan Guntur

Teknologi AI yang dikembangkan, lanjut Prof Heru, sensor non onvassive dapat mendeteksi gula darah, kolesteral, asam urar, dan antripometri. Sedangkan teknologi kedua menciptakan radiologi digital, hasil rongsen bahkan lebih jelas tidak harus menggunakan teknologi canggih cukup dengan kemajuan AI.

Dalam kesempatan ini juga digelar Pameran Kampus menampikan hasil karya dosen, mahasiswa dan praktisi lainnya. Berupa karya ilmiah yang dipresentasikan setelah seminar dan dipublikasikan.

“Karya ilmiah yang ditampilkan pada stan-stad di pameran dipresentasikan sehingga audience mengetahui dan memahami,” ujar Ketua Panitia Seminar dan Pameran LPPK UNW, Abdul Rokhman kepada Jateng Pos.

Menurutnya, pameran menampilkan 14 stan diikuti tiga Fakultas yakni Fakultas Kesehatan, Fakultas Ekonomi, Hukum dan Humaniora, dan Fakultas Komputer dan Pendidikan UNW Ungaran. (muz)




TERKINI




Rekomendasi

...